ForexSignal88.com l Jakarta, 10/06/2018 - Dolar AS tetap bertahan pada hampir sepanjang sesi perdagangan minggu lalu (4-8 Juni) karena pasar terus berselancar pada pasang surut risiko politik zona euro. Aliran modal para investor menuju instrumen yang diyakini aman, yang sempat meluncurkan mata uang AS ke level tertinggi 11 bulan ketika terlihat kekisruhan di pemerintahan Roma dan Madrid, kini bersiap untuk mengalir ke arah berlawanan setelah kedua pemerintah tersebut berhasil mengatasi kekisruhan tersebut, setidaknya untuk saat ini.

Secercah harapan pun muncul di tengah kekhawatiran terhadap potensi perang perdagangan. Para investor pun berbalik defensif menjelang pertemuan puncak para pemimpin kelompok G7 di Quebec, Kanada. Pertemuan ini akan menjadi ajang konfrontasi antara Presiden AS Donald Trump dan rekan-rekan sejawatnya setelah ia memilih untuk meniadakan pembebasan tarif baja dan aluminium untuk Uni Eropa dan Kanada.

Hasil KTT tersebut belum terlihat saat jurnal ini disusun tim FS88. Hasilnya akan diumumkan pada hari Sabtu (9/6) yang dapat menetapkan nada untuk pasar ketika bel pembukaan berdering di bursa Asia Pasifik pada Senin pagi.

Tanda-tanda keretakan yang semakin dalam dan kemungkinan eskalasi permusuhan antara beberapa ekonomi utama dunia kemungkinan akan diterjemahkan ke dalam dorongan aksi risk-off lain yang berpotensi meningkatkan greenback. Sebaliknya, sebuah terobosan berujung kesepakatan perdagangan pada menit-menit terakhir KTT tersebut mungkin akan memiliki efek berlawanan, meskipun mungkin tidak berlangsung lama.

Meredanya ketegangan perdagangan global dipandang lebih mendukung mata uang patokan dunia tersebut, di saat pengumuman kebijakan moneter FOMC kini memasuki jangkauan lampu sorot para pelaku pasar. Kenaikan suku bunga The Fed sangat diharapkan untuk terjadi pada rapat kebijakan yang akan berakhir pada 13 Juni waktu Washington DC atau Kamis dini hari 14 Juni waktu Indonesia bagian barat. Pernyataan yang menyertai keputusan tersebut, pembaruan perkiraan ekonomi resmi dan konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell, bakal menjadi fokus pasar.

Proyeksi untuk jalur kenaikan suku bunga AS untuk tahun depan dapat menjadi wacana yang sangat menarik. Sejauh ini, para pejabat bank sentral AS dan pelaku pasar tampaknya selaras pada prospek untuk 2018, dengan satu kenaikan lagi terjadi setelah kenaikan bulan ini. Sedangkan untuk proyeksi tahun depan keselarasan itu belum terlihat.

Nada hawkish yang tinggi kelak akan menggemakan keyakinan yang meningkat terhadap prospek reflasi yang muncul dalam sebuah pernyataan setelah konferensi FOMC di bulan Mei yang kemungkinan akan terdengar lebih masuk akal jika kekhawatiran terkait perang perdagangan berkurang karena itu berarti sebuah rintangan besar untuk pengetatan lebih lanjut dapat disingkirkan.

Selain agenda The Fed tersebut, sejumlah data regular penting bakal dirilis pada pekan depan (11-15 Juni) yang bersanding dengan agenda penting dari bank sentral Eropa dan Jepang.

 

EURUSD

FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF CENDERUNG NETRAL

O : 1.1660     H : 1.1839      L : 1.1652      C : 1.1765

PERGERAKAN SEPEKAN 04/06 – 08/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 187 PIP

Secara Fundamental, Euro bertengger di level tertinggi dua pekan terhadap sejumlah mata uang utama di sesi perdagangan sepekan kemarin, pasca komentar hawkish dari tiga orang pejabat penting ECB. Para pelaku pasar pun masih bertaruh pada kemungkinan pengurangan stimulus Bank Sentral Eropa (tapering ECB), yang diperkirakan akan diputuskan dalam rapat tanggal 14 Juni.

Terdapat tiga orang pejabat penting ECB melontarkan pernyataan positif tentang tapering ECB:

  1. Peter Praet, pejabat ECB yang dikenal dekat dengan Presiden ECB Mario Draghi, mengatakan bahwa ECB akan menggunakan rapat kebijakan moneter minggu depan sebagai ajang untuk mempertimbangkan penghentian pembelian obligasi di akhir tahun ini.
  2. Jens Weidmann, pejabat ECB sekaligus ketua bank sentral Jerman, menyatakan bahwa ekspektasi ECB untuk melakukan pemangkasan pembelian obligasi merupakan hal yang masuk akal.
  3. Klaas Knot, pejabat ECB dari bank sentral Belanda, menyebut bahwa sudah tak ada alasan lagi untuk melanjutkan program pelonggaran kuantitatif.

"Dalam jangka pendek, kita akan melihat Euro diperdagangkan berdasarkan event. Kami mengekspektasikan Euro akan dengan mudah menguat sampai 100 pip atau satu sen, apabila ada lagi tambahan komentar (hawkish) dari pejabat-pejabat bank sentral semacam itu," kata Kyosuke Suzuki, Direktur Societe Generale kepada Reuters.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. German ZEW Economic Sentiment Selasa 12/06/2018 Pk 16:00 WIB
  2. Main Refinancing Rate             Kamis 14/06/2018 Pk 18:45 WIB
  3. ECB Press Conference Kamis 14/06/2018 Pk 19:30 WIB
  4. Final CPI Jumat 15/06/2018 Pk 16:00 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.1716, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1663 – 1.1610 – 1.1557. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.1850, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.1909 – 1.1965 – 1.2021.

 

GBPUSD

FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK : POSITIF CENDERUNG NETRAL

O : 1.3346     H : 1.3472      L : 1.3295      C : 1.3405

PERGERAKAN SEPEKAN 04/06 – 08/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 177 PIP

Secara Fundamental, Survei oleh IHS Markit yang mengambil porsi terbesar kedua dalam pertumbuhan ekonomi Inggris menunjukkan bahwa aktivitas di sektor jasa melonjak cukup tinggi pada bulan Mei.

Indeks PMI Jasa Inggris untuk bulan Mei berada pada level 54.0, naik dari level 52.8 pada bulan April. Selain itu, angka tersebut juga lebih tinggi daripada ekspektasi di 52.9. Hal ini menandai bahwa sektor jasa melanjutkan pemulihan pasca referendum Brexit, serta berhasil keluar dari penurunan akibat cuaca dingin ekstrim yang melanda Inggris di bulan Maret lalu.

IHS Markits menyebutkan bahwa dampak buruk dari cuaca ekstrim telah memudar dan mengangkat aktivitas kerja baru. Responden survei tersebut juga mencatat bahwa strategi penerapan harga yang kompetitif, investasi bisnis yang meningkat, dan peluncuran produk baru yang mereka lakukan sukses mendongkrak Volume penjualan selama satu bulan lalu.

"Angka rata-rata dari PMI manufaktur, konstruksi, dan jasa di kuartal kedua sejauh ini masih konsisten dengan kenaikan GDP yang 0.3 persen dalam basis kuartalan" tambah Tombs.

Kendati demikian, analis masih melihat adanya risiko penurunan pasca kenaikan Poundsterling dalam beberapa hari terakhir, terutama terhadap Dolar AS. "Lingkup kenaikan Pound dalam jangka pendek tampaknya akan terpangkas oleh perkembangan Brexit yang kurang memuaskan di bulan depan. Besar kemungkinan kesepakatan penting antara Inggris dengan Uni Eropa tidak tercapai dalam pertemuan yang akan datang," tutur Lee Hardman, analis MUFG.

Hardman menekankan bahwa meskipun menguat, Poundsterling masih dibayangi oleh ketidakpastian Brexit dan kekecewaan pasar akan batalnya kenaikan BOE Rate bulan lalu.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Manufacturing Production             Senin 11/06/2018 15:30 WIB
  2. Goods Trade Balance             Senin 11/06/2018 15:30 WIB
  3. Average Earnings Index 3m/y Selasa 12/06/2018 15:30 WIB
  4. Claimant Count Change Selasa 12/06/2018 15:30 WIB
  5. Unemployment Rate Selasa 12/06/2018 15:30 WIB
  6. CPI Rabu 13/06/2018 15:30 WIB
  7. PPI Input Rabu 13/06/2018 15:30 WIB
  8. Retail Sales Kamis 14/06/2018 15:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 1.3296, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3202 – 1.3114 – 1.3020. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 1.3480, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 1.3572 – 1.3668 – 1.3757.

 

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF CENDERUNG NETRAL

O : 0.7558     H : 0.7674      L : 0.7557      C : 0.7594

PERGERAKAN SEPEKAN 04/06 – 08/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : 117 PIP

Secara Fundamental, Ekonomi Australia berekspansi lebih cepat dari perkiraan akibat kenaikan ekspor. Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB/GDP) Australia menguat di level yang lebih baik dari ekspektasi, dan mengkonfirmasi proyeksi RBA yang optimis terhadap kenaikan GDP.

GDP Australia yang naik 1 persen dari kuartal sebelumnya, lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan 0.9 persen. Dalam basis year-on-year, GDP Australia juga naik 3.1 persen, juga lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan 2.8 persen.

Penguatan GDP ini merupakan hasil dari lonjakan ekspor Australia sebanyak 2.4 persen. Porsi kontribusinya mencapai setengah dari keseluruhan terhadap GDP Australia. Ekspor Australia sukses membalikkan penurunan yang terjadi tahun lalu. Penyumbang utamanya adalah peningkatan di sektor gas alam. Tercatat ada kenaikan signifikan dalam pengiriman gas alam Australia berkat proyek-proyek besar yang sudah daring (Online).

 "Data ekonomi terbaru Australia sejalan denngan perkiraan bank sentral untuk kenaikan dalam pertumbuhan GDP, yang rata-rata akan mencapai (sedikit di atas) 3 persen pada tahun 2018 dan 2019," papar Gubernur RBA Philip Lowe pada sesi perdagangan pekan kemarin, tepat setelah pengumuman kebijakan moneter.

RBA menunjukkan kepuasannya akan suku bunga rendah. Mereka memproyeksikan cukup banyak peningkatan ekonomi yang terjadi atas kesesuaian tingkat suku bunga saat ini. "Kondisi bisnis pun positif dan investasi bisnis non pertambangan menunjukkan peningkatan. Naiknya level investasi infrastruktur pemerintah, turut memberi dukungan bagi perekonomian. Pertumbuhan ekspor yang lebih kuat pun terproyeksi," sambung Lowe.

Meski demikian, analis DailyFX David Cottle menuliskan, kenaikan GDP yang tidak diiringi dengan potensi kenaikan suku bunga RBA membuat penguatan Dolar Australia rentan terhadap penguatan Dolar AS. Bank Sentral AS (The Fed) diproyeksi kuat akan menaikkan suku bunganya bulan ini, dan hal itu dapat menambah energi bagi bull Dolar AS.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. NAB Business Confidence Selasa 12/06/2018 08:30 WIB
  2. Employment Change Kamis 14/06/2018 08:30 WIB
  3. Unemployment Rate Kamis 14/06/2018 08:30 WIB

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BEARISH pada level 0.7553, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7507 – 0.7464 – 0.7420. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BULLISH pada level 0.7677, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PENGUATANnya ke area level 0.7728 – 0.7779 – 0.7831.

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 1293.20   H : 1302.95   L : 1289.60    C : 1298.25

PERGERAKAN SEPEKAN 04/06 – 08/06 : POSITIF

RANGE SEPEKAN : $13.35 atau 133.35 PIP

Secara Fundamental, Kenaikan harga emas terhalang oleh penguatan dollar AS akibat besarnya potensi kenaikan suku bunga The Fed (Fed Hike). Namun, penguatan Dolar AS tersebut juga terbatas karena kekhawatiran pasar akan perang dagang.

Analis ANZ, Daniel Hynes, mengatakan bahwa pemberat harga emas untuk naik adalah data ekonomi AS yang lebih baik daripada ekspektasi, dan memudarnya kekhawatiran geopolitik khususnya Italia. Seperti yang diberitakan minggu lalu, pertumbuhan pasar tenaga kerja AS cukup gemilang di bulan Mei lalu.NFP AS naik di atas ekspektasi dan tingkat pengangguran turun drastis sampai ke 3.8 persen.

Kondisi semacam ini tentu membuka lebar peluang kenaikan suku bunga AS bulan ini. Kenaikan suku bunga akan memudarkan kilau logam mulia, artinya harga emas akan turun jika Dolar AS menguat. Wajar jika investor akan lebih memilih Dolar AS ketimbang membeli emas. Namun, Daniel Hynes menambahkan jika potensi perang dagang antara AS dengan China dan negara-negara lainnya bisa jadi harapan untuk kenaikan harga emas.

Secara Teknikal, PENGUATAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BEARISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1308.25, kemungkinan harga akan kembali ke level 1315.80 – 1323.00 – 1330.20. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1288.65, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1280.80 – 1272.90 – 1264.40.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: WFMZ.Com

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

July 15, 2018

Sekilas Forex: Sentimen Forex Ada Pada Trump, Perang Dagang dan Brexit

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/07/2018 - Minggu lalu (9-13 Juli), fokus di kalangan investor dan pedagang tertuju pada Donald Trump. Pada minggu tersebut, dia melakukan perjalanan ke Belgia untuk pertemuan tahunan para pemimpin NATO. Seperti yang diharapkan,…
July 07, 2018

Sekilas Forex: Perang Dagang Amerika Serikat VS Cina Sudah Dimulai

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/07/2018 - Dinamika perdagangan mata uang dan emas pada hampir sepanjang pekan lalu (2-6 Juli) diwarnai oleh tekanan jual terhadap dolar AS meskipun tetap terbilang sebagai koreksi terhadap tren naik greenback yang terbentuk…
July 01, 2018

Sekilas Forex: USD Masih Pada Jalur Bullish Meskipun Sempat Koreksi

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 01/07/2018 - Rally dolar AS tersendat di pekan terakhir Juni (25-29 Juni) setelah rival utamanya yaitu euro mendapat dorongan bullish yang cukup kuat di penutupan sesi perdagangan pekan tersebut namun pada kerangka waktu mingguan…
June 23, 2018

Sekilas Forex: Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BOE Meningkat. Pound Berusaha Naik

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/06/2018 - Meskipun pada jangka menengah dolar AS masih mendominasi perdagangan forex, di pekan lalu (18-22 Juni) mata uang tersebut menerima pukulan yang cukup kuat dari rival-rivalnya. Pukulan tersebut pada awalnya berasal…
June 10, 2018

Sekilas Forex: Menantikan Kenaikan Tingkat Suku Bunga AS

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/06/2018 - Dolar AS tetap bertahan pada hampir sepanjang sesi perdagangan minggu lalu (4-8 Juni) karena pasar terus berselancar pada pasang surut risiko politik zona euro. Aliran modal para investor menuju instrumen yang…