ForexSignal88.com l Jakarta, 03/06/2018 - Lambat laun bahan bakar rally dolar AS sejak pertengahan April mulai menipis seperti yang terlihat di pekan lalu (28 Mei-1 Juni) saat euro dan pound sterling mulai melakukan tekanan balasan terhadap greenback.

Pasangan mata uang EURUSD mulai menunjukkan indikasi koreksi atau rebound yang cukup signifikan pada grafik mingguan, demikian pula dengan GBPUSD. Sedangkan pasangan mata uang lainnya sudah memperlihatkan hal serupa di satu pekan sebelumnya.

Pada pekan lalu bursa forex dan emas terus dihiasi oleh berbagai isu ekonomi namun geopolitik tampak lebih dominan terutama yang terkait dengan politik Italia meskipun akhirnya isu itu berangsur mereda setelah Five Star Movement dan Lega (League) berhasil mencapai kesepakatan politik dan pada hari Jumat (1/6) dilantiklah Giuseppe Conte sebagai perdana menteri baru negara tersebut.

Di sesi akhir pekan lalu pula terlihat sebuah petunjuk yang harus diperhatikan lebih dalam yaitu performa dolar AS setelah dirilisnya data ketenagakerjaan AS yang ternyata lebih kuat dari yang diperkirakan namun hanya terlihat dampak kecil terhadap dolar AS. Meskipun demikian, dari data tersebut para pelaku pasar tampak semakin yakin terhadap prospek kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC 13 Juni mendatang.

Ekonomi terbesar di dunia tersebut menciptakan 223.000 pekerjaan baru pada bulan Mei, terkuat sejak kenaikan 324.000 pada bulan Februari dan mengikuti dua data lemah sebelumnya yaitu 135.000 pada bulan Maret dan 159.000 pada bulan April.

Tingkat pengangguran di negara itu secara tidak terduga bergerak ke titik terendah baru di 3,8% dari 3,9% di mana sebagian adalah hasil dari penurunan tingkat partisipasi ke 62,7% dari 62,8%. Tingkat setengah pengangguran (underemployment rate) merosot menjadi 7,6% dari 7,8%.

Penghasilan per jam rata-rata naik 0,3%, sedikit lebih besar dari yang diperkirakan, tetapi setelah kenaikan 0,1% pada bulan April. Peningkatan rata-rata untuk jangka panjang sebesar 0,2% per bulan juga tetap terjaga. Penghasilan per jam meningkat 2,7% dari tahun ke tahun.

Selanjutnya untuk pekan depan (4-8 Juni), fokus pasar dapat lebih melekat pada data-data ekonomi regular seperti data penjualan eceran dan PDB Australia, data konstruksi dan sektor jasa Inggris, keputusan suku bunga RBA dan data manufaktur AS. Rencana pertemuan bersejarah antara Presiden AS dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara pada pertengahan bulan ini juga akan terus dipantau oleh pasar.

 

EURUSD

 FS88 JOURNAL EUR TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF CENDERUNG NETRAL

O : 1.1685     H : 1.1728      L : 1.1509      C : 1.1654

PERGERAKAN SEPEKAN 28/05 – 01/06 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 219 PIP

Secara Fundamental, Perdana Menteri terpilih Italia, Carlo Cottarelli, pada pekan kemarin mengatakan bahwa telah muncul "kemungkinan baru lahirnya pemerintahan politik". Pernyataan tersebut muncul setelah pertemuan singkatnya dengan Presiden Sergio Mattarella, yang membahas kemajuan proses pembentukan pemerintahan interim, menyusul gagalnya Pemilu pada bulan Maret lalu.

Pembentukan pemerintahan sementara Italia tersebut meredakan kemungkinan untuk kembali digelarnya Pemilu pada bulan Juli, dan inilah hal yang dipandang bisa meredakan kekhawatiran.

"Meredanya gejolak politik akut pada hari Rabu kemarin, dimana dilaporkan bahwa Presiden Italia akan mengizinkan Partai Five-Star Movements dan The League untuk kembali mengupayakan pembentukan koalisi pemerintahan. Selain itu, Ketua Five-Star Movements, Luigi Di Maio telah mengungkapkan rencananya untuk mengajukan pilihan Menteri Ekonomi baru," kata Ray Attrill, Kepala Ahli FX Strategy di National Australia Bank.

Tambahan pernyataan dari Di Maio yang menyebut bahwa pihaknya dan The League tidak melihat kemungkinan utuk keluar dari Zona Euro (Quitaly), serta bersedia untuk bekerja sama dengan presiden, kian menambah energi bagi Euro untuk menguat.

Namun demikian para analis masih memasang mode waspada terhadap Euro. Salah satunya adalah Naoya Oshikubo, Ahli Strategi di Barclays. Menurutnya, Euro dibeli kembali karena yield obligasi Italia mengalami penyusutan. Namun demikian, situasi saat ini terbilang masih suram dan jauh dari kepastian apakah pemulihan Euro akan benar-benar menjadi titik balik dari pelemahan sejak awal tahun.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Uni Eropa, diantaranya :

  1. ECB Draghi Speaks Selasa 05/06/2018 Pk 20:00 WIB
  2. German Buba Speaks Selasa 06/06/2018 Pk 12:30 WIB

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga EURUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.1736, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.1812 – 1.1888 – 1.1965. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.1500, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.1426 – 1.1351 – 1.1280.

 

GBPUSD

 FS88 JOURNAL GBP TEMPLATE

WEEKLY OUTLOOK : NEGATIF CENDERUNG NETRAL

O : 1.3317     H : 1.3362      L : 1.3204      C : 1.3348

PERGERAKAN SEPEKAN 28/05 – 01/06 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : 158 PIP

Secara Fundamental, Biro Statistik ONS tak mengubah pandangannya tentang penanggungjawab utama atas runtuhnya pertumbuhan GDP Inggris di kuartal pertama tahun ini. Karena itu, GDP Inggris second estimate tidak berubah dari first estimate yakni di level 0.1 persen. Para pembuat kebijakan Bank Sentral Inggris (BoE) mengatakan dalam forum dengan Komite Kementerian Keuangan Inggris, bahwa mereka sengaja tidak membagikan rilis awal GDP dari ONS karena menilai ada cacat dalam metode survei ONS.

Sebelumnya, laporan ONS menyebutkan bahwa badai salju bukanlah penanggung jawab utama turunnya pertumbuhan. Laporan yang dimaksud adalah survei yang mengumpulkan informasi dari perusahaan-perusahaan di Inggris, mengenai seberapa besar dampak badai salju terhadap aktivitas usaha mereka. BoE yakin akan adanya kemungkinan lembaga statistik Inggris tersebut untuk merevisi naik pertumbuhan GDP hingga ke 0.3 persen di second estimate. Namun, prediksi BoE itu meleset. ONS nyatanya tetap tidak melakukan revisi di data second estimate GDP-nya. ONS juga tak mengubah pernyataan bahwa badai salju "Beast from East" bukanlah kambing hitam utama yang menyebabkan penurunan pertumbuhan.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Inggris, diantaranya :

  1. Construction PMI             Senin 04/06/2018 15:30 WIB
  2. Services PMI             Selasa 05/06/2018 15:30 WIB
  3. Halifax HPI Kamis 07/06/2018 15:30 WIB

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga GBPUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1.3431, kemungkinan harga akan kembali ke level 1.3523 – 1.3616 – 1.3701. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1.3191, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1.3105 – 1.3024 – 1.2939.

 

AUDUSD

FS88 JOURNAL AUD TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  POSITIF CENDERUNG NETRAL

O : 0.7557     H : 0.7590      L : 0.7473      C : 0.7566

PERGERAKAN SEPEKAN 28/05 – 01/06 :  POSITIF

RANGE SEPEKAN : 117 PIP

Secara Fundamental, Capital Expenditure (Capex) sektor swasta Australia untuk kuartal pertama dilaporkan naik di bawah ekspektasi. Penyebabnya adalah lemahnya investasi di sektor pembangunan dan konstruksi. Menurut data ABS yang dirilis pada pekan kemarin, Capex naik sebanyak 0.4 persen dalam Volume penyesuaian musiman.

Namun demikian, peningkatan Capex sebesar 0.4 persen rupanya tidak sesuai dengan ekspektasi kenaikan ke 1 persen, dan lebih rendah dari hasil rilis satu tahun lalu, yang memperlihatkan Capex Australia naik 3.7 persen. Selain itu, ada revisi untuk data Capex di kuartal sebelumnya. Penurunan 0.2 persen direvisi menjadi kenaikan sebanyak 0.2 persen.

Survei Capex mencakup sekitar 60 persen dari total investasi bisnis di Australia, tidak termasuk belanja dari industri-industri agrikultur, kesehatan, dan pendidikan. Ini artinya, survei Capex hanya menyediakan indikator parsial pada total investasi selama satu kuartal.

Investasi dalam sektor pabrikan, permesinan, dan perlengkapan melonjak sebanyak 2.5 persen. Karena memiliki input langsung pada laporan GDP Australia kuartal pertama, investasi di sektor-sektor tersebut diproyeksi akan menambah pertumbuhan ekonomi Australia selama kuartal tersebut. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa investasi juga mengalami penurunan yang cukup signifikan di sektor lain.

Untuk sepekan kedepan akan ada beberapa Fundamental penting yang akan dirilis untuk zona Ekonomi Australia, diantaranya :

  1. Retail Sales                          Senin 04/06/2018 08:30 WIB
  2. Cash Rate                            Selasa 05/06/2018 11:30 WIB
  3. RBA Rate Statement           Selasa 05/06/2018 11:30 WIB
  4. GDP                                       Rabu 06/06/2018 08:30 WIB
  5. Trade Balance                     Kamis 07/06/2018 08:30 WIB

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga AUDUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 0.7607, kemungkinan harga akan kembali ke level 0.7660 – 0.7712 – 0.7768. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 0.7484, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 0.7428 – 0.7370 – 0.7307

XAUUSD

FS88 JOURNAL XAU TEMPLATE 

WEEKLY OUTLOOK :  NETRAL

O : 1297.30   H : 1306.40   L : 1289.25    C : 1292.95

PERGERAKAN SEPEKAN 28/05 – 01/06 : NEGATIF

RANGE SEPEKAN : $17.15 atau 171.5 PIP

Secara Fundamental, Harga emas jatuh dipicu rilis data upah pekerja di Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan kenaikan dari perkiraan, didorong harapan jika Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga AS pada bulan ini, yang bisa mengangkat dolar. Memang, harga logam mulia sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang meningkatkan peluang bagi aset yang menawarkan imbal hasil dan menguatkan dolar.

Melansir halaman Reuters, Sabtu (02/06/2018), harga emas di pasar spot turun 0,2 persen menjadi US$ 1.295,19 per troy ounce. Sebelumnya harga emas sempat menggapai di atas US$ 1.300 per troy ounce.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus turun US$ 5,40, atau 0,4 persen menjadi US$ 1.299,3 per troy ounce. Harga emas di pasar Spot tercatat turun secara mingguan sekitar 0,5 persen. 

"Kenaikan treasuries naik, penguatan dolar dan tidak adanya berita geopolitik benar-benar mendukung emas saat ini," kata Philip Streible, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures.    

Penguatan Dolar terhadap Euro dan imbal hasil Treasury melandai dari posisi tertinggi setelah laporan payrolls menunjukkan terjadi penambahan 223 ribu pekerjaan pada bulan lalu, jauh di atas harapan sebesar 188 ribu pekerjaan.

Kenaikan upah, memperkuat ekspektasi jika Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya kembali pada bulan ini. Sementara Euro gagal mempertahankan kenaikan yang terjadi sebelumnya terhadap dolar setelah berakhirnya krisis politik di Italia yang telah mengguncang pasar minggu ini.

Namun, investor masih mencermati masalah perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya. Situasi perdagangan global yang memburuk bisa menguntungkan emas. "Harga emas terus mengikuti dolar AS, meninggalkan emas pada posisi mata uang' daripada 'mode komoditas'," kata chief analyst forexsignal88.com kepada team penulis.

Secara Teknikal, PELEMAHAN pasangan harga XAUUSD mungkin masih akan berlanjut berdasarkan formasi candlestick weekly. Namun demikian tetap perlu diwaspadai koreksi intraday BULLISH yang mungkin akan terjadi pada timeframe Daily. Apabila minggu depan terjadi breakout BULLISH pada level 1308.25, kemungkinan harga akan kembali ke level 1315.80 – 1323.00 – 1330.20. Namun sebaliknya apabila terjadi breakout BEARISH pada level 1288.65, maka kemungkinan harga akan kembali melanjutkan gerakan PELEMAHANnya ke area level 1280.80 – 1272.90 – 1264.40.

 

Sumber: ForexSignal88.ComForexFactory.ComCFTC, Investing.ComBloomberg.ComKitco.ComOilnGold.Com

DailyFx.ComReuters.ComCNN.ComMarketWatch.ComAssociated Press Sumber Gambar: Time.Com

Tags: #forexsignal88 #signalforex #sinyalforex #forexsignal #analisaforex #analisagold #belajarforex #seputarforex #sekilasforex #eurusd #gbpusd #audusd #xauusd #signalforexharian #signalforexakurat #analisaforex #analisatradingforex #analisaforexharian #analisagold #beritaforexindonesia #beritaforexharian #beritaterkiniforex #analisajituforex #toptrendingforex #signalforexgratis #signalforexindonesia #tipsforex #trikforex #strategiforex #teknikforex #analisateknikal

Share This

Jurnal Mingguan Lainnya

November 17, 2018

BREXIT ALERT: Ancaman BREXIT Membuat Investor Kabur dari POUND

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/11/2018 - Di Indonesia masyarakat mengenal istilah “tahun politik” untuk mendefinisikan suatu masa yang dipenuhi berbagai aksi dan berita berbau politis. Mengadopsi istilah serupa, tidak ada salahnya jika sesi perdagangan pekan…
November 03, 2018

Sekilas Forex: Merkel, Brexit, dan BOE Gerakan Pasar Pekan Lalu. Kini Pasar Tunggu Midterm Election AS.

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2018 - Aktivitas perdagangan forex dan emas pada pekan lalu (29 Oktober-2 November) di awali dengan naiknya nilai tukar dolar AS terhadap euro, mendekati level tertinggi 10 minggu yang dicetak pada pekan sebelumnya, di…
November 10, 2018

Sekilas Forex: Midterm Election AS dan Kenaikan Suku Bunga AS Semakin Dekat

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2018 - Geliat bursa forex dan emas pada pekan lalu (5-9 November) sebagian besar dimotori oleh midterm election di Amerika Serikat (AS) atau dikenal pula sebagai pemilihan sela alias pemilihan jeda oleh media nasional di…
October 27, 2018

Sekilas Forex: 5 Perkembangan Forex Yang Penting Anda Ketahui

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 27/10/2018 - Dolar AS mengamuk di awal pekan lalu (22-26 Oktober), menekan semua rivalnya sekaligus membebani harga emas. Pemicu utama penguatan greenback adalah kemerosotan pound sterling di tengah meningkatnya ketidakpastian…
October 20, 2018

Sekilas Forex: Peluang 83% Untuk Suku Bunga AS Naik Lagi Di Desember 2018

in Jurnal Mingguan by Super User
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/10/2018 - Memulai paruh kedua bulan Oktober, dolar AS merosot pada hari Senin (15/10) setelah data penjualan ritel AS untuk September meleset dari ekspektasi para ekonom. Penyebab lain merosotnya greenback adalah imbal hasil…