ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2017 – Angka fibonacci dan rasio Fibonacci digunakan oleh kebanyakan pedagang untuk menemukan level perubahan arah tren (reversal) potensial di pasar. Sejauh tahun 1930-an Ralph Elliott, yang mengembangkan Elliott Wave Theory, mencatat bahwa pergerakan harga memiliki tiga karakteristik dasar: pola, waktu, dan rasio; semuanya mengamati deret - deret Fibonacci.

Memang, rasio Fibonacci memilki peran besar dalam Elliott Wave Theory, namun angka dan rasio Fibonacci tidak hanya digunakan oleh teori Elliott Wave, atau Elliotticians, mereka juga digunakan oleh pedagang lain, terutama untuk menentukan level support dan resistance dan untuk mengidentifikasi potensi perubahan arah tren (reversal) di pasar.

Seri Fibonacci Summation diperkenalkan ke dunia Barat oleh seorang matematikawan Italia, Leonardo Pisano Bogollo yang juga dikenal sebagai Fibonacci (putra Bonacci), dalam naskah 1202 Liber Abaci, meskipun serial tersebut telah pernah dijelaskan sebelumnya dalam matematika India.

Serial ini diturunkan dengan mencari jumlah dari dua bilangan sebelumnya dalam rangkaian, dengan 0 dan 1 menjadi bilangan inti, atau titik awal, dalam rangkaian. Dengan 0 dan 1 menjadi dua nomor inti pertama, nomor ketiga dalam seri adalah jumlah 0 dan 1 (0 +1), yaitu 1; nomor keempat dalam seri adalah jumlah angka kedua dan ketiga dalam seri, yaitu 1 +1, dan sebagainya. Beberapa angka pertama dalam seri ini adalah:

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, ... ∞

Seri atau rangkaian angka – angka inilah yang akan menjadi cikal bakal perhitungan rasio emas Fibonacci.

Asal Mula

Seri Fibonacci muncul dalam matematika India, sehubungan dengan prosodi bahasa Sansekerta. Dalam tradisi bahasa Sanskerta, ada minat untuk mencacah semua pola suku kata panjang (L) yaitu 2 satuan durasi, dan suku kata pendek (S) yang merupakan 1 satuan durasi. Menghitung pola L dan S yang berbeda dari hasil durasi yang diberikan pada angka Fibonacci: jumlah pola yang terdiri dari suku kata pendek panjang adalah angka Fibonacci Fm + 1.

Susantha Goonatilake menulis bahwa pengembangan deret Fibonacci "sebagian disebabkan oleh Pingala (200 SM), kemudian dikaitkan dengan Virahanka (sekitar 700 M), Gopāla (sekitar 1135), dan Hemachandra (sekitar 1150)".

Sumber: Wikipedia

Sumber Gambar: geeksforgeeks.org

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Mar 14, 2018 999

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 668

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 645

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 612

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1147

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 829

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 451

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 674

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 481

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…
Feb 13, 2018 630

Pengertian ETF (Exchange Traded Fund)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Sering kita mendengar atau membaca mengenai ETF…