ForexSignal88.com l Jakarta, 23/11/2017 - Moving Average Convergence / Divergence (MACD) merupakan indikator tren beroscilasi yang sederhana dan indikator momentum yang dikembangkan oleh Gerald Appel. Indikator ini menunjukkan konvergensi dan divergensi dua rata-rata bergerak eksponensial (atau sering disebut 2-EMA) dengan menghitung selisih antara kedua EMA tersebut. Sebuah garis sinyal, yang merupakan EMA dari MACD ditambahkan untuk mengindikasikan kondisi bullish dan bearish. Karena konstruksinya, MACD merupakan indikator tren karena menggunakan tren yang diindikasikan oleh indikator moving averages (MA) dan indikator momentum yang sangat efektif.

MACD dapat diplot sebagai dua garis yang berfluktuasi di atas dan di bawah garis nol, atau sebagai MACD histogram yang menunjukkan jarak antara MACD dan garis sinyal. Bila diplot sebagai garis, MACD tidak memiliki batas atas atau bawah dan dengan demikian tidak mengindikasikan kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold).

MACD ukuran standar dalam platform MT4 menggunakan EMA 12 hari dan EMA 26 hari dari harga penutupan. Dengan periode yang lebih pendek dan EMA lebih cepat dikurangi dari periode yang lebih lama dan EMA yang lebih lambat. Selisih EMA 9 hari antara dua EMAs dihitung dan digunakan sebagai garis sinyal untuk mengidentifikasi titik balik bullish atau bearish.

MACD-Histogram mewakili perbedaan antara MACD (yaitu, antara dua EMA) dan garis sinyal (yaitu EMA 9 hari MACD). Histogram positif (yaitu, di atas garis nol) saat MACD berada di atas garis sinyal dan negatif saat MACD berada di bawah garis sinyal.

MACD menunjukkan konvergensi dan divergensi dua EMA.

Nilai MACD positif menunjukkan bahwa EMA yang bergerak lebih cepat dan lebih pendek berada di atas periode EMA yang lebih lama. Ini merupakan indikasi pasar bullish. Bila nilai positif meningkat, hal itu mengindikasikan adanya peningkatan momentum ke sisi positif; dan ketika nilai positif menurun, ini mengindikasikan bahwa tren naik dalam kehilangan momentum.

Nilai MACD negatif menunjukkan bahwa EMA yang bergerak lebih cepat dan lebih pendek berada di bawah periode EMA yang lebih lama. Ini merupakan indikasi pasar bearish. Bila nilai negatif meningkat, ini mengindikasikan adanya peningkatan momentum ke sisi negatif; dan ketika nilai negatif menurun (ke arah positif), ini mengindikasikan bahwa tren turun dalam kehilangan momentum.

Sumber Gambar: onlinetradingconcepts.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Mar 14, 2018 539

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 379

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 393

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 362

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 579

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 549

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 267

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 386

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…
Mar 12, 2018 283

Pengenalan Momentum Trading

ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Investasi momentum nampak kurang seperti…
Feb 13, 2018 363

Pengertian ETF (Exchange Traded Fund)

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Sering kita mendengar atau membaca mengenai ETF…