ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak mendatar dengan dukungan laporan mingguan EIA dan pernyataan Presiden OPEC serta menantikan sanksi lanjutan AS terhadap Iran.

Faktor menanti sanksi Iran terasa cukup kental di perdagangan semalam di mana ada informasi bahwa Presiden Trump akan memberi hukuman kepada Iran sanksi yang baru akibat dari gelombang protes anti pemerintah Teheran yang hingga saat ini masih berlangsung. Seperti kita ketahui bahwa baru 2 tahun ini Iran diberi kelonggaran untuk melakukan ekspor minyaknya setelah di embargo oleh dunia selama beberapa tahun akibat dari pengembangan nuklirnya. Bila diberi sanksi lagi, maka pasokan minyak dunia akan goyah lagi.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Februari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,01 atau 0,02% di level $63,57 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,01 atau 0,02% di harga $69,11 per barel.

Sebelumnya harga minyak masih di level 3 tahun tertingginya setelah Energy Information Administration dalam laporan mingguannya menyatakan bahwa persediaan minyak mentah pemerintah AS di pekan sebelumnya mengalami penurunan sebesar 4,9 juta barel.

Selain itu EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di pekan sebelumnya mengalami penurunan 290 ribu bph menjadi total produksi 9,49 juta bph. Kapasitas penggunaan penyulingan juga mengalami penurunan 1,4% menjadi total kapasitas terpasang 95,3%. Dapat dipahami bahwa secara umum produksi minyak eksplorasi maupun produksi penyulingannya mengalami penurunan dan permintaan juga tidak terlalu besar karena kondisi cuaca dingin yang ekstrem.

Sebelumnya, EIA dalam laporan bulanannya telah menaikkan perkiraan harga minyak WTI untuk tahun ini menjadi $55,33 per barel dan minyak Brent menjadi $59,74. EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di kuartal ini akan naik menjadi $10,04 juta bph, hampir menyamai rekor produksi minyak serpih sepanjang sejarah AS yang pernah tercipta di November 1970.

EIA juga melaporkan bahwa produksi minyak OPEC rata-rata turun 200 ribu bph  menjadi 32,5 juta bph di tahun lalu. Tahun depan diperkirakan akan naik lagi 200 ribu bph sebagai akibat naiknya produksi minyak Libya.

Pekan ini, OPEC juga dilaporkan bahwa tingkat kepatuhan pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph naik dari 125% di November menjadi 128% di Desember lalu. Namun produksi minyak OPEC mengalami kenaikan sebesar 50 ribu bph sehingga total menjadi 32,40 juta bph, sedikit di bawah target komitmen 32,50 juta bph.

Presiden OPEC yang sekaligus Menteri Minyak Uni Emirat Arab, Suhail al-Mazrouei menyatakan bahwa 2018 ini kondisi antara penawaran dengan permintaan minyak dunia akan mencapai keseimbangannya berkat komitmen pembatasan pasokan minyak dari OPEC dan 11 negara non-OPEC hingga akhir tahun ini.

Bertahannya harga minyak di level tertinggi ini juga dipengaruhi pelemahan dolar AS sehingga sisi harga minyak yang berdasar nilai dolar AS terlihat sedang murah.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Dialogos.com.cy

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 16, 2018

Harga Minyak Masih di Dekat Level Tertingginya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak beragam dimana kedua jenis minyak ini sedang menghadapi ujian apakah masih bisa menguat lebih besar lagi ataukah…
January 16, 2018

Harga Emas Dalam Tekanan Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung sesaatnya setelah menguat yang…
January 16, 2018

Harga Emas Masih Bergerak di Dekat Level Tertinggi 4 Bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Hingga sesi Asia pada hari kedua di pekan ini harga emas tetap bergerak di dekat level tertinggi empat bulan karena permintaan terhadap dolar AS terus melemah. Tidak akan ada perdagangan lantai bursa komoditas di…
January 15, 2018

Penguatan Harga Minyak Abaikan Akan Naiknya Produksi Minyak AS dan Kanada

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini mengalami sisi penguatannya sebagai bentuk aksi beli lanjutan sejak akhir pekan…
January 15, 2018

Harga Emas Terus Lanjutkan Sisi Positifnya

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas terus menguat sebagai bentuk aksi beli lanjutan dari akhir pekan sebelumnya yang menguat dibantu…