ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melanjutkan penguatannya dengan laporan mingguan EIA yang menyatakan bahwa persediaan minyak mentah pemerintah AS serta produksinya mengalami penurunan di pekan lalu.

Energy Information Administration semalam menyatakan dalam laporan mingguannya bahwa persediaan minyak mentah pemerintah AS di pekan sebelumnya mengalami penurunan sebesar 4,9 juta barel. Persediaan minyak bensin naik sebesar 4,1 juta barel, sedangkan persediaan minyak solar dan minyak pemanas naik sebesar 4,3 juta barel.

Selain itu EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di pekan sebelumnya mengalami penurunan 290 ribu bph menjadi total produksi 9,49 juta bph. Kapasitas penggunaan penyulingan juga mengalami penurunan 1,4% menjadi total kapasitas terpasang 95,3%. Dapat dipahami bahwa secara umum produksi minyak eksplorasi maupun produksi penyulingannya mengalami penurunan dan permintaan juga tidak terlalu besar karena kondisi cuaca dingin yang ekstrem.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Februari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $0,48 atau 0,76% di level $63,44 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $0,26 atau 0,38% di harga $69,08 per barel.

Sebelumnya, EIA dalam laporan bulanannya telah menaikkan perkiraan harga minyak WTI untuk tahun ini menjadi $55,33 per barel dan minyak Brent menjadi $59,74. EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di kuartal ini akan naik menjadi $10,04 juta bph, hampir menyamai rekor produksi minyak serpih sepanjang sejarah AS yang pernah tercipta di November 1970.

Hanya Rusia dan Arab Saudi yang mempunyai kapasitas produksi di atas 10 juta bph yaitu Rusia sebesar 11 juta bph dan Arab Saudi sebesar 10,7 juta bph. EIA juga merevisi perkiraan pertumbuhan produksi minyak AS untuk tahun ini dari 780 ribu bph menjadi 970 ribu bph. EIA juga memperkirakan bahwa tahun depan produksi minyak AS bisa mendekati angka 11 juta bph dimana rata-rata produksi minyak AS bisa tumbuh 580 ribu bph menjadi 10,85 juta bph.

EIA juga melaporkan bahwa produksi minyak OPEC rata-rata turun 200 ribu bph  menjadi 32,5 juta bph di tahun lalu. Tahun depan diperkirakan akan naik lagi 200 ribu bph sebagai akibat naiknya produksi minyak Libya.

Pekan ini, OPEC juga dilaporkan bahwa tingkat kepatuhan pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph naik dari 125% di November menjadi 128% di Desember lalu. Namun produksi minyak OPEC mengalami kenaikan sebesar 50 ribu bph sehingga total menjadi 32,40 juta bph, sedikit di bawah target komitmen 32,50 juta bph.

Penguatan harga minyak karena investor gusar melihat kondisi politik Iran yang kurang kondusif sejak akhir tahun lalu sehingga dikhawatirkan tuntutan pendemo tersebut bisa mengganggu layanan terhadap produksi dan ekspor minyak Iran.

Selain itu juga didukung oleh penundaan pengiriman minyak AS oleh tanker-tanker yang akan berlayar ke seluruh dunia, karena kondisi cuaca yang buruk sedang terjadi di sebagian besar kawasan AS sedang dilanda musim dingin yang ekstrem. Tentunya kondisi ini dapat menganggu pasokan minyak dunia.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: OIl Tanks

Share This

Berita Komoditas Lainnya

September 21, 2018

Harga Emas Terus Pulih Di Saat Devaluasi Yuan Terus Berlangsung

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 21, 2018

Dorongan Beli Emas Berlanjut Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit membaik disaat pasar melihat ada peluang beli lanjutan yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 20, 2018

Harga Emas Tetap Membaik Di Saat Berkecamuknya Perang Tarif

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…
September 20, 2018

Tekanan Jual Harga Emas Mulai Timbul Akibat Perang Dagang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak sedikit memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak yang muncul disaat perang dagang yang sedang memanas. Seperti…
September 19, 2018

Program Stimulus Berhasil Angkat Harga Emas Kembali

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang positif dengan masih…