ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak serasi dimana kedua jenis minyak ini mengalami sisi beli kembali walau tipis setelah investor merasa yakin bahwa usaha menyeimbangkan antara penawaran dengan permintaan kemungkinan akan berhasil berkat dukungan dan usaha dari OPEC dan 11 negara produsen minyak non-OPEC.

Sejak awal 2017 lalu, OPEC bersama dengan Rusia dan 10 negara produsen minyak non-OPEC sepakat untuk melakukan pembatasan produksi minyaknya sebesar 1,8 juta bph hingga akhir 2017. Akhir semester pertama 2017, waktu pembatasan produksi menjadi hingga akhir kuartal pertama 2018, dan November tahun lalu, waktu pembatasan produksi tersebut menjadi akhir 2018.

Dari OPEC juga dilaporkan bahwa tingkat kepatuhan pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph naik dari 125% di November menjadi 128% di Desember lalu.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara melemah $0,09 atau 0,15% di level $61,53 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang melemah $0,04 atau 0,06% di harga $67,66 per barel.

Tingginya harga minyak juga didukung oleh tingginya aktivitas industri di Eropa, Asia dan AS, sehingga permintaan minyak sedang membaik namun di sisi lain terdapat beberapa gangguan pasokannya seperti gangguan cuaca dan masalah politik. Penguatan harga minyak pekan lalu didukung oleh penundaan pengiriman minyak AS oleh tanker-tanker yang akan berlayar ke seluruh dunia, karena kondisi cuaca yang buruk sedang terjadi di sebagian besar kawasan AS sedang dilanda musim dingin yang ekstrem. Tentunya kondisi ini dapat menganggu pasokan minyak dunia.

Sebelumnya harga minyak masih bertahan di level tertinggi sejak 2 setengah tahun karena investor gusar melihat kondisi politik Iran yang kurang kondusif sejak akhir tahun lalu. Iran seperti kita ketahui merupakan negara produsen minyak OPEC terbesar ke tiga dimana para demonstran menuntut turunnya rezim yang berkuasa karena gagal memperbaiki ekonomi Iran.

Tuntutan para pendemo Iran tersebut sejauh ini memang belum mengganggu layanan terhadap produksi dan ekspor minyak Iran, namun investor kuatir akan terjadinya sanksi yang bisa dijatuhkan AS sewaktu-waktu seperti berupa embargo minyak kembali yang terjadi beberapa tahun lalu sehingga bisa merubah peta pasokan minyak dunia.

Pembatasan naiknya harga minyak karena produksi minyak Serpih AS sudah mendekati angka 10 juta bph dimana pekan lalu EIA melaporkan bahwa produksi minyak serpih AS naik 28 ribu bph menjadi 9,8 juta bph. Beruntung penguatan terwujud kembali setelah Baker Hughes melaporkan bahwa 5 kilang minyak AS sudah di non-aktifkan sehingga secara total kilang yang aktif menjadi 742 kilang atau turun dari pekan sebelumnya.

Sumber berita: Bloomberg, ForexSignal88.com, MarketWatch, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…