ForexSignal88.com l Jakarta, 04/01/2018 – Tahun 2018 ini merupakan tahun komoditas dengan potensi harga minyak yang bisa menyentuh level $80 per barelnya, demikian ungkap seorang manajer portfolio tadi pagi.

Produksi minyak yang terkendali di antara produsen minyak utama dunia dan dorongan yang lebih besar untuk menjaga stabilitas menjelang penawaran umum atas saham perdana Saudi Aramco bisa mendukung harga minyak pebih lanjut di tahun ini, demikian kata Yoon Chou Chong, kepala ekuitas Asia di Natixis Asset Management.

Chong kepada CNBC menyatakan bahwa pihaknya telah melihat banyak hal dengan mendekati dan mengumpulkan data dari eksporter minyak dan pengembangan tehnologi minyak akhir-akhir ini, sehingga dirinya dapat menyimpulkan bahwa tahun ini merupakan tahun kembalinya harga minyak untuk lebih tinggi dan memberi dasar nama juga bahwa 2018 ini merupakan tahun perdagangan bagi komoditas dan akan menjadi ‘top trade’ di semua pasar dan investor dunia.

Banyak pihak tidak percaya bahwa harga minyak bisa kembali ke level $80 per barel setelah tercapai di November 2014 lalu, namun Chong melihat komitmen OPEC yang cukup kuat disertai akan dijualnya saham Saudi Aramco beberapa waktu ke depan sehingga dirinya makin percaya diri bahwa level harga tersebut bisa mudah digapai di tahun ini.

Sejauh ini pula beberapa pernyataan dari petinggi produsen minyak yang ikut serta dalam pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph, selalu mengarah kepada harga yang harus naik. Chong juga mencatat bahwa komitmen tersebut sudah diperpanjang 2 kali dan perpanjangan waktu pembatasan tersebut juga terjadi ketika batas waktu sebenarnya bepum berakhir.

Chong masih melihat bahwa sebagian besar produsen minyak dunia masih kuatir dengan produksi minyak serpih AS yang terus mengalami kenaikan produksi sejak 2016 lalu, sehingga Chong sangat yakin bahwa perpanjangan waktu terhadap komitmen pembatasan produksi minyak 1,8 juta bph bisa berlanjut kapan saja ketika harga masih dirasa kurang optimal menurut Arab Saudi dan Rusia.

Chong juga berharap beberapa konflik geopolitik dunia juga akan muncul dimana tahun ini masih ada sisi geopolitik dari Timur Tengah dan Asia yang paling menonjol bagi keberlangsungan kenaikan harga minyak itu sendiri. Faktor melemahnya dolar AS menurut Chong juga sedikit banyak membantu sisi beli minyak tersebut dan diharapkan Chong bahwa Presiden Trump agar terus melakukan manuver politik yang tidak bersahabat bagi mata uangnya.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC,

Sumber Gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…