ForexSignal88.com l Jakarta, 03/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk alami pelemahannya sebagai bentuk aksi ambil untung sesaatnya setelah di awal perdagangan tahunan mengalami penguatan yang signifikan dengan khawatirnya pasar terhadap aksi demonstrasi di Iran yang telah berlangsung hampir seminggu.

Kondisi Iran sebagai negara produsen minyak OPEC terbesar ke tiga sedang mengalami gelombang demonstrasi memasuki hari ke 6 dimana para demonstran tersebut menginginkan turunnya rezim yang berkuasa sekarang ini. Tuntutan tersebut sejauh ini memang tidak secara otomatis membuat layanan terhadap produksi dan ekspor minyak Iran tidak terganggu, namun investor khawatir akan terjadinya sanksi yang akan dijatuhkan AS berupa embargo minyak seperti yang terjadi beberapa tahun lalu sehingga bisa mengubah peta pasokan minyak dunia.

Pada awal perdagangan tahunannya, harga minyak di buka di atas level $60 per barel untuk pertama kalinya sejak 2014 dan keduanya masih bertengger di atas level tertinggi 2 setengah tahunnya akibat dari perpanjangan pembatasan pasokan minyak OPEC dan 11 negara non-OPEC sebesar 1,8 juta bph disertai pula ditutupnya beberapa jaringan pipa minyak di Laut Utara dan di Libya.

Namun sejak akhir tahun lalu telah dilaporkan bahwa jaringan pipa minyak Forties di Laut Utara yang memasok minyak dan gas di Inggris telah di pompa dengan kapasitas penuh 450 ribu bph atau sekitar 40% pasokan minyak dan gas ke Inggris dan Eropa lainnya. Sejak 11 Desember lalu, jaringan pipa yang dioperasikan perusahaan asal Swiss ini harus ditutup setelah ditemukannya retakan-retakan pada jaringan pipa minyaknya, sehingga harus dilakukan investigasi dan diperbaiki untuk pemulihannya.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Februari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup melemah $0,07 atau 0,12% di level $60,35 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup melemah $0,34 atau 0,51% di harga $66,53 per barel.

Sedangkan jaringan pipa utama minyak Libya yang mengarah ke pelabuhan minyak Es-Sidra Libya, diledakkan kelompok pemberontak sehingga sekitar 50 ribu bph minyak harus dihentikan pengirimannya, namun sejak akhir tahun lalu, jaringan pipa tersebut sudah berjalan normal kembali.

Disparitas harga kedua jenis minyak ini kembali merapat dalam 2 minggu peedagangan terakhir sehingga potensi aksi ambil untung biasanya akan muncul bila kondisi tersebut terjadi sambil menantikan data persediaan minyak pemerintah AS yang baru akan di rilis keesokan malam. Energy Information Administrasi atau EIA melaporkan sebelumnya bahwa persediaan minyak mentah AS di luar cadangan strategis nasional tahun lalu telah menurun hampir 20% daripada tahun lalu.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: MacLean’s

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…