ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2017 – Eksplorasi tambang emas telah melonjak pada 2017, namun tahun depan output akan tergelincir lebih jauh dari catatan tahun lalu karena fokus pada situs pertambangan yang ada meningkat dengan adanya proyek baru, demikian menurut analis terkemuka.

Dari penghitungan pada lebih dari setengah dari semua anggaran eksplorasi logam non-ferrous di seluruh dunia, total pengeluaran eksplorasi emas meningkat 22% pada tahun ini, demikian pembaruan data dari SNL Metals & Mining, bagian dari kelompok penelitian S&P Global. Eksplorasi tersebut membawanya ke level terbesar sejak 2014, di atas $4 miliar.

Apa yang disebut sebagai eksplorasi "lokasi tambang" yakni dimana para ahli geologi mencari sumber daya tambahan pada atau di dekat proyek atau di lokasi tambang lama atau yang saat ini masih beroperasi, menyumbang 42% dari output tersebut, persentase tertinggi yang pernah ada dalam catatan SNL.

Eksplorasi di tingkat terbawah untuk menemukan deposit pertambangan emas baru yang belum dimanfaatkan naik 19% menjadi di bawah $1 miliar pada catatan SNL.

Namun produksi tambang emas di China, negara penghasil emas terbesar sejak 2006, turun 10% selama 9 bulan pertama tahun ini, demikian menurut badan pemerintah China Gold Association.

Menurut analisis dari tim Thomson Reuters GFMS, angka tersebut mengimbangi peningkatan produksi di tempat lain sehingga membuat hasil tambang global tetap mendatar dari periode yang sama tahun 2016.

Sementara itu World Bank di dalam Prospek Komoditas edisi Oktober 2017, menyebut bahwa pasokan tambang emas turun pada tahun ini seiring dengan turunnya investasi dan kenaikan biaya.

Demikian pula menurut para analis spesialis di Metals Focus di dalam Precious Metals Investment Focus edisi terbarunya, produksi tambang emas global akan turun untuk tahun kedua berjalan pada 2018.

Metals Focus memperkirakan bahwa dengan arus daur ulang dari perhiasan bekas yang juga tergelincir, konsekuensinya adalah terjadi penurunan pasokan sebesar 2,7% antara 2016 dan 2018, sementara itu permintaan global, yang tidak termasuk ETF trust fund dan investasi institusional lainnya, tumbuh 2,9%.

"Kami memperkirakan pasokan tambang emas mengetat pada 2018 dan 2019 sebagai hasil dari belanja modal yang lebih rendah dalam beberapa tahun terakhir," kata sebuah laporan terpisah dari Scotia Mocatta, divisi bullion bank dari Scotiabank Kanada, menunjuk pada pemangkasan tajam pada pengeluaran barang modal di saat harga rata-rata tahunan emas turun sepertiga antara tahun 2012 dan 2015.

"Kami bullish pada prospek permintaan yang bakal membaik," Scotia menambahkan, menaikkan target harga emas untuk mencapai puncak di tahun 2018 pada $1390 per troy ounce.

Sumber berita: ForexSignal88, Bullion Vault

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…