ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2017 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk alami penguatan yang tajam melebihi level tertinggi sejak 2015 setelah adanya ledakan di jaringan pipa minyak utama Libya semalam.

Menurut laporan NOC, semacam Pertamina di Libya, bahwa jaringan pipa minyak yang memasok minyak ke pelabuhan Es Sidra Libya yang dioperasikan oleh Waha dengan kapasitas 90 ribu bph mengalami ledakan yang dilakukan oleh sebuah kelompok militan sehingga untuk sementara pasokan minyak Libya akan mengalami gangguan. Hal ini membuat pasar melakukan sisi beli yang sedikit terbatas karena masih dalam suasana libur Natal dan akhir tahun.

Pasar juga masih melihat masa pemeliharaan jaringan pipa minyak di Laut Utara yang sudah mulai dipompa lagi untuk masa percobaannya sehingga setelah Tahun Baru nanti jaringan minyak dan gas ke Inggris bisa dipompa secara normal dengan kapasitas 450 ribu bph. Seperti kita ketahui bahwa 11 Desember lalu jaringan pipa Forties ini ditutup setelah dalam masa pemeliharaan berkala telah ditemukan retakan di pipanya, sehingga grup Ineos yang menjalankan operator jaringan tersebut memutuskan untuk menghentikan pasokan minyak dan gasnya ke Inggris.

Di Laut Utara terdapat 5 lokasi eksplorasi minyak dan gas ke Inggris, salah satunya milik grup Ineos ini yang merupakan 1/3 dari total jaringan di daerah tersebut. Selama mengalami pemeliharaan, pasokan minyak Brent ke Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Asia mengalami gangguan.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Februari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $1,29 atau 2,21% di level $59,76 per barel atau tertinggi sejak Juni 2015. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $1,53 atau 2,34% di harga $66,78 per barel atau tertinggi sejak akhir Mei 2015.

Penguatan harga minyak masih didukung oleh laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu dimana tidak ada perubahan kilang minyak AS yang diaktifkan sehingga total kilang minyak AS yang aktif masih berjumlah 747 kilang.

Menteri Minyak Arab Saudi, Khalid al-Falih menyatakan bahwa dirinya masih mempertahankan komitmen pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph atau 2% pasokan minyak dunia hingga akhir tahun depan. Sedangkan Menteri Minyak Kuwait, Bakhit al-Rashidi menyatakan bahwa pencapaian komitmen pembatasan pasokan minyak OPEC dan non-OPEC sudah 122% dan merupakan prestasi komitmen tertinggi sejak Januari lalu.

Menteri minyak Irak Jabbar al-Luaidi menyatakan bahwa antara pasokan dengan permintaan minyak dunia akan seimbang di akhir kuartal pertama 2018 nanti, atau lebih cepat dari perkiraan OPEC di akhir 2018.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters, CNBC

Sumber gambar: Daily Star

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 10, 2018

Harga Emas Mulai Sundul 1250

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Sejak Senin pagi hingga siang ini harga emas masih bergerak tipis namun stabil di dekat puncak tertinggi 5-bulan, terbantu oleh berkurangnya potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pergerakan bullish harga emas…
December 10, 2018

Harga Emas Stabil di Senin Pagi Pasca Lonjakan di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang…
December 07, 2018

Harga Emas Naik Tipis di Jumat Siang, Pasar Tunggu NFP

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas naik sedikit pada hari Jumat karena dolar AS masih didominasi sentimen negatif menyusul penurunan imbal hasil (yield) Treasury AS. Sementara itu para investor masih menunggu rilis data penggajian sektor…
December 07, 2018

Harga Emas Melayang di Dekat Titik Tertinggi 5-bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Harga emas bergerak mendatar pada Jumat pagi setelah di sesi sebelumnya menanjak ke harga tertinggi dalam lima bulan terakhir karena dolar AS melemah. Faktor utama yang menyebabkan dolar AS bergerak turun sekitar 0,3…
December 06, 2018

Naik di Asia, Harga Emas Mulai Terkoreksi Saat Masuki Eropa

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Harga emas pagi tadi sempat menanjak ke $1.240,60, mendekati level tertinggi sesi Selasa di $1.241,75, terdorong oleh aksi risk aversion yang menekan dolar AS. Benjamin Lu, analis komoditas dengan Phillip Futures,…