ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2017 – Para analis di Thomson Reuters GFMS memperkirakan harga emas akan terdorong kembali melintasi $1.300 dan kemudian terus meningkat ke atas $1.400 sampai tahun depan, terutama didorong oleh dinamika harga saham global yang sudah terlalu tinggi.

Harga emas sempat menembus level kunci $1.300 pada akhir Agustus. Motif pembelian aset safe haven menjadi pendorong utama karena retorika yang memanas antara AS dan Korea Utara pada puncaknya musim panas lalu. Namun kemudian harga emas turun kembali di bawah $1.300 karena para investor menimbang kembali pergerakan Federal Reserve di masa depan dan dampak reformasi pajak yang diusung GOP, jika Kongres AS akhirnya mensahkan rancangan undang-undang pajak baru.

Para analis Thompson Reuters mengatakan bahwa dorongan awal di atas $1.300 merupakan pergerakan harga yang berlebihan pada saat itu dan mereka menyebut penurunan di bawah level tersebut sebagai sebuah langkah koreksi yang sehat untuk harga yang telah membentuk basis guna melakukan langkah yang lebih berkelanjutan di atas $1.300 pada akhir tahun ini.

Para analis tersebut menyebut harga emas akan naik lebih jauh pada 2018 dengan harga rata-rata di level $1.360 dan akan mencapai puncak 2018 mendekati $1.450.

Laporan Thomson Reuters GFMS tersebut terutama didasarkan pada optimisnya prospek emas pada bursa saham yang sudah terlalu tinggi. Bahkan arus utama telah mengakui bahwa pasar aset sudah membengkak alias membentuk gelembung. Faktanya, Bank of America Merril Lynch (BAML) menyebutnya sebagai sebuah euforia yang irasional. Survei terhadap para manajer dana (fund manager) terbaru yang dilakukan bank tersebut menemukan bahwa 48% investor mengatakan bahwa pasar saham AS dinilai terlalu tinggi.

Thompson Reuters mengatakan bahwa meningkatnya risiko yang melekat pada pasar ekuitas global utama sangat penting bagi masa depan tren bullish emas.

Dengan kata lain, bahkan jika gelembung itu tidak meledak dan menyebabkan penurunan drastis dan tajam, para analis Thompson Reuters memperkirakan para investor tetap akan mulai melakukan diversifikasi dan membeli emas saat mereka melakukan lindung nilai (hedging) terhadap penurunan yang tak terelakkan.

Tim analis Thomson Reuters juga menyebutkan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut sebagai faktor yang mendorong kenaikan emas dalam beberapa bulan mendatang, tidak hanya konflik yang sedang berlangsung antara Korea Utara dan AS, namun juga negosiasi Brexit, upaya kemerdekaan Catalunya dan pemilihan umum Italia yang akan datang.

Sumber berita: ForexSignal88, Peter Schiff’s Gold, Reuters

Sumber gambar: Villa Ka

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Komoditas Lainnya

January 17, 2018

Harga Minyak Berusaha Menguat

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan bursa komoditi dari pagi hingga siang hari ini, harga minyak WTI dan Brent bergerak seragam dimana kedua jenis minyak ini sempat mengalami tekanan harga kembali sebagai bentuk mengambil aksi ambil…
January 17, 2018

Harga Emas Alami Tekanan Jelang Munculnya Laporan The Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan siang menjelang sore hari ini di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, harga emas sedikit mengalami tekanan alias masuk dalam ruang aksi ambil untung kembali setelah bertahan di level…
January 17, 2018

Bank-bank Besar Naikkan Target Harga Minyak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Bank-bank besar memberi peringatan kepada khalayak umum bahwa mereka menaikkan target harga minyak untuk tahun ini sekaligus mengingatkan bahwa harga minyak mentah berjangka menyentuh harga yang tidak terlihat sejak…
January 17, 2018

Harga Emas Berusaha Memanfaatkan Berlanjutnya Pelemahan Dolar AS di Rabu Pagi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Harga emas kembali bergerak ke utara pada hari Rabu di sesi Asia, berusaha memanfaatkan berlanjutnya depresiasi dolar AS yang tertekan pasca data pesanan mesin Jepang yang melonjak juga karena komentar hawkish…
January 17, 2018

Harga Minyak Mundur Sejenak

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk bergerak melemah tajam dengan aksi yang sedikit marak mengambil untung sejenak setelah…