ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Proyeksi penting sedang di buat oleh pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio yang menanggapi fokus kerja Federal Reserve dengan menyatakan bahwa data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan lebih banyak pengeluaran fiskal dapat menyebabkan perlambatan ekonomi.

Dalio memberi peringatan ke publik bahwa sekarang semua investor sedang berada bingung berada di siklus yang mana, sementara itu bank sentral AS mendapatkan hak kebijakan moneter yang sedang sulit pula dalam menghadapi penyeimbangan antara suku bunga dengan neraca mengingat sejumlah asetnya juga menghadapi persoalan jangka panjang sehingga risiko resesi ekonomi bisa terjadi dalam 18 hingga 24 bulan ke depan meningkat.

Sementara itu, sebagian besar pelaku pasar hanya berfokus pada ekonomi 2018 yang kuat, namun Dalio lebih berfokus kinerja ekonomi pada 2019 dan 2020 di mana tahun-tahun tersebut mendekati tahun pemilihan presiden AS kembali. Ini mengingatkan kita atas pertanyaan CNBC kepada Dalio di 23 Januari lalu, di mana Dalio menjawab dengan pernyataan yang klise yang mana investor akan melihat sebuah ledakan pasar yang di dorong oleh uang tunai yang membanjir.

Dan hal ini pun terbukti terjadi di mana pasar saham global mengalami tekanan dahsyat di seminggu atau 10 hari yang lalu. Dalio menjelaskan peristiwa tersebut bahwa pasar saham kemungkinan akan memiliki satu pergerakan besar yang lebih tinggi, namun pandangannya berubah setelah angka upah lebih kuat dari perkiraan dan kesepakatan defisit anggaran yang lebih tinggi.

Rangsangan terhadap pertumbuhan dan angka upah telah mengisyaratkan bahwa telah terjadi perubahan siklus yang akan lebih cepat diakhiri sehingga akan menimbulkan reaksi ke pasar obligasi dan pasar saham yang porak-poranda dan membuat pasar terkejut.

Masalah defisit anggaran yang telah diumumkan akhir pekan lalu, bisa menghasilkan rangsangan fiskal yang lebih baik dan akan lebih banyak penjualan obligasi oleh Departemen Keuangan, sehingga bisa menimbulkan lebih banyak penurunan harga untuk obligasinya. Dan tidak akan lama lagi proyek infrastruktur akan direncanakan dan bisa menimbulkan angka defisit neraca keuangan yang lebih besar pula sehingga akan menimbulkan besarnya penjualan obligasi negara yang akan dibutuhkan untuk mendanai proyek infrastruktur tersebut.

Akibatnya fokus Dalio adalah bagaimana the Fed akan bekerja terhadap data dan stimulus fiskal tersebut. Di sisi lain, investor sangat khawatir jika the Fed akan mengurangi stimulus moneter dan menaikkan suku bunga secara agresif karena ekonomi terus meningkat. Hal ini membuat Dalio khawatir bahwa kondisi resesi akan muncul ketika sisi kenaikan suku bunga terjadi disertai pula oleh penumpukan hutang, di mana kondisi ini pernah terjadi di era krisis keuangan 2008-2009 lalu.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC

Sumber Gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…