ForexSignal88.com l Jakarta, 13/02/2018 – Sebanyak 10 hingga 12 negara Eropa mendesak agara Michel Barnier, kepala perundingan Brexit dari Uni Eropa (UE), untuk mengambil langkah yang lebih lembut dengan Inggris saat perundingan Brexit.

The Sun, media terkemuka Inggris, kemarin melaporkan bahwa para Eurocrat teratas bentrok dengan Barnier di pekan lalu setelah dia mengancam akan memberikan “hukuman” kepada Inggris jika melanggar undang-undang Eropa.

Sekarang pakar papan atas dari UE telah mengklaim ada 12 negara anggota yang memperingatkan Barnier untuk tidak bersikap terlalu keras dan meminta kesepakatan perdagangan yang luas.

Mereka khawatir pada ujungnya UE akan menyakiti dirinya sendiri dengan menghentikan perdagangan dengan Inggris, demikian yang dikatakan Charles Grant dari Centre for European Reform.

Namun dia menambahkan bahwa negara-negara yang menentang tersebut mungkin tidak dapat menghadapi Barnier karena mereka sendiri belum bersepakat mengenai apa yang mereka ingin Barnier lakukan secara berbeda.

Pada pekan lalu, kepala negosiator Brexit dari UE itu berkeras bahwa Inggris akan menghadapi sanksi jika tidak mematuhi semua peraturan yang ditetapkan Brussels selama periode transisi dua tahun yang akan dimulai pada tahun 2019.

Sikap keras Barnier didukung oleh para pemimpin dari Prancis dan Jerman tapi tidak oleh semua negara Eropa.

Seorang diplomat UE mengatakan kepada Sunday Telegraph, “Mungkinkah seseorang menerima persyaratan ini? Jika saya Inggris, saya akan tergoda untuk mengatakan 'tidak', lalu pergi dan kemudian melihat bagaimana UE terus bekerja tanpa uang.”

Grant menyampaikan tweet tadi malam waktu London, “Sekitar 10-12 negara Uni Eropa memiliki kekhawatiran tentang sikap keras yang diambil oleh FRA (Prancis), GER (Jerman) dan COMM (Komisi Eropa), terutama pada lingkup sempit kesepakatan yang tampaknya ingin mereka tawarkan kepada Inggris.”

Sebelumnya pada Rabu (7/2) sebuah dokumen rahasia yang bocor ke publik menyebut bahwa Brussels akan menggunakan kekuatan untuk menghukum Inggris sesuka hati selama masa transisi Brexit dengan menutup beberapa bagian dari pasar tunggal bagi perusahaan-perusahaan Inggris.

Sumber berita: ForexSignal88, The Sun UK

Sumber gambar: BBC

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 20, 2018

Dolar AS Masih Bergerak Ringan Diawal Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh dari…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…