ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar AS jatuh pada hari Kamis karena para pedagang menumpuk posisinya ke euro, yen, sterling dan mata uang utama lainnya di tengah kekhawatiran kemungkinan pemadaman pemerintah (government shutdown) AS saat para anggota parlemen terus bergulat untuk menghasilkan kesepakatan anggaran federal.

Menurut para analis, jika sebuah kesepakatan untuk mendanai operasi pemerintah, bahkan yang sifatnya sementara, tidak tercapai pada batas waktu hari Jumat ini, maka akan menambah iklim yang sudah negatif bagi greenback.

"Politik menyabotase ekonomi," kata Boris Schlossberg, managing director strategi FX di BK Asset Management di New York.

"Ini adalah ketidakpastian mengenai kesepakatan anggaran AS. Kita akan melihat tekanan lebih lanjut pada dolar jika tidak ada kesepakatan," jelas Schlossberg.

Anggota parlemen dari Partai Republik sedang berusaha untuk meloloskan undang-undang sementara agar pemerintah tetap berjalan.

Data CNBC menunjukkan di awal sesi hari ini Indeks Dolar AS turun 0,05% di 90,50.

Euro bergerak di bawah puncak tiga tahun melawan greenback dengan pasangan EUR/USD kemarin berakhir naik 0,43 persen pada $1,2238.

Terhadap yen, dolar AS (USD/JPY) turun 0,18 persen pada ¥111,08, sementara pound sterling (GBP/USD) ditutup naik 0,46 persen di $1,3893.

Greenback melepas keuntungan yang diraih pada akhir sesi Rabu di mana saat itu terdengar kabar bahwa Apple Inc mengatakan akan menghasilkan sekitar $38 miliar dalam pembayaran pajak satu kali (one-time tax) untuk kas luar negerinya, meskipun analis memperkirakan dampaknya pada pasar mata uang akan terbatas.

Dolar AS telah jatuh sejak 2017 yang sebagian besar karena berkembangnya ekspektasi pasar bahwa bank-bank sentral selain Federal Reserve berusaha untuk mengakhiri langkah-langkah luar biasa yang mereka adopsi untuk memerangi krisis keuangan global 2008 dan resesi yang mengikutinya.

Para analis melihat faktor lain yang terkait dengan pelemahan greenback adalah bahwa para investor global, termasuk perusahaan pengelola dana dan kekayaan dan bank-bank sentral sedang mencari diversifikasi kepemilikan dolar AS mereka ke mata uang lainnya.

China dan Jepang, dua kreditur asing terbesar AS, mengurangi kepemilikan Treasuries (obligasi pemerintah AS) mereka di bulan November.

Analisis data triwulanan yang diterbitkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dari komposisi mata uang cadangan devisa dunia yang dimiliki oleh bank sentral global menunjukkan bahwa manajer devisa meningkatkan laju penambahan mata uang berbasis non-dolar AS ke cadangan mereka.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Collective Evolution

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…