ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Bank asal Swiss, UBS telah merubah kembali proyeksinya mengenai jumlah kenaikan suku bunga yang akan diumumkan oleh Federal Reserve untuk tahun ini dan tahun depan.

UBS merasa yakin bahwa akan lebih sedikit kekhawatiran mengenai kelembutan inflasi di dalam bank sentral AS tersebut dan harga minyak yang lebih tinggi akan menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga 3 kali di 2018. Tim ekonom UBS mengatakan bahwa UBS mengubah proyeksi kenaikan suku bunga 3 kali tahun ini dan 2 kali akan naik di tahun selanjutnya. The Fed menurut UBS akan menaikkannya di bulan Maret, Juni dan Desember serta untuk tahun berikutnya akan naik di Juni dan Desember.

Sebelumnya tim ini memperkirakan bahwa Maret ini, the Fed tidak akan menaikkan suku bunga karena masalah inflasi, namun semalam terjadi koreksi melihat perkembangan inflasi yang terus membaik sejak akhir Desember lalu. Desember lalu terjadi debat internal di the Fed mengenai inflasi yang rendah tersebut.

Di saat yang sama harga minyak terus menanjak cukup kuat sejak awal Desember lalu hingga saat ini yang sudah berkisar di area $65 per barel sehingga inflasi utama AS bisa mendapatkan dorongan sederhana dan Komite Suku Bunga the Fed pasti akan melihat peluang pendukung kenaikan inflasi, ungkap UBS.

Sebelumnya di awal tahun ini, Reuters melaporkan bahwa para pedagang memperkirakan kenaikan 2 kali bagi suku bunga the Fed di tahun ini. Kepala strategi pasar untuk Inggris dan Eropa di JPMorgan Asset Management, Karen Ward menyatakan bahwa kenaikan suku bunga the Fed sebagian besar banyak dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral lain seperti bank sentral Uni Eropa, ECB dan bank sentral Jepang, BoJ.

Menurut Ward jika ECB dan BoJ lebih bullish di tahun ini, pasar akan melihat bahwa kenaikan suku bunga the Fed akan banyak tertunda di mana ambisi the Fed tentu akan terbatas. Tapi Ward juga memberikan catatan bahwa pasar juga berpikir pula bahwa ECB dan BoJ ini masih terus diganggu oleh inflasi rendah yang pada gilirannya akan memberi ruang lingkup the Fed untuk memperketat kebijakan moneternya setidaknya 75 basis poin lebih besar di tahun ini.

Namun Presiden the Fed wilayah Chicago, Charles Evans yang mengatakan bahwa sebaiknya the Fed harus menunggu sampai pertengahan 2018 untuk mempertimbangkan kenaikan suku bunga yang lain. Evans yang menolak keputusan suku bunga terakhir percaya bahwa pemotongan pajak dan pasar tenaga yang kuat masih belum cukup untuk mendorong inflasi ke target bank sentral setidaknya sampai akhir 2019.

Hasil dari risalah pertemuan Desember menunjukkan perpecahan pendapat di antara anggota bank sentral mengenai rencana mereka untuk 2018 nanti. 6 dari 16 pejabat the Fed menyatakan bahwa kenaikan suku bunga bisa naik 3 kali, sedangkan 6 pejabat lainnya hanya 2 kali kenaikan.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian, Bloomberg

Sumber Gambar: WSJ

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…