ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS berhasil memukul mundur tekanan dari para rival utamanya pagi tadi. Sore ini menjelang rilis data penggunaan kapasitas dan industri AS, greenback tampak berusaha terus menguat karena rally euro mulai kehilangan tenaga setelah menyentuh titik tertinggi lebih dari tiga tahun pagi tadi di tengah ekspektasi yang terus tumbuh bahwa European Central Bank (ECB) akan mengurangi stimulusnya yang masif di tahun ini.

Menurut data CNBC, sore ini Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, naik 0,26% menjadi 90,63.

Saat berita ini ditulis, EUR/USD turun 0,28% menjadi $1,2222, setelah naik setinggi $1,2323 yang merupakan level terkuatnya sejak Desember 2014. Mata uang tunggal tersebut telah menguat sejak risalah rapat ECB bulan Desember yang dirilis pada Kamis lalu menunjukkan bahwa para pejabat bank tersebut mempertimbangkan perubahan panduan kebijakan secara bertahap mulai awal tahun ini.

Setiap perubahan pada pedoman atau panduan (forward guidance) bank tersebut kemungkinan akan dilihat oleh para investor sebagai indikasi bahwa para pembuat kebijakan sedang mempersiapkan diri untuk menghentikan program stimulus pembelian obligasi mereka.

Euro telah tergelincir ke level terendah $1,2195 pada hari Selasa menyusul sebuah laporan bahwa ECB tidak mungkin membatalkan janjinya untuk terus membeli obligasi pada pertemuan selanjutnya yang dijadwalkan pada minggu depan.

Sebelumnya, melanjutkan tren bearish di pertengahan Desember, sejak awal tahun ini dolar AS telah tertekan karena pandangan pasar yang melihat bahwa pemulihan ekonomi global akan melampaui pertumbuhan AS dan akan memaksa bank sentral utama lainnya, termasuk ECB, untuk memulai pengetatan kebijakan moneter yang selama ini longgar dengan derap langkah yang lebih cepat.

Data inflasi zona euro akan menjadi fokus para investor dan trader EUR di sore ini. Data tersebut diperkirakan turun tipis dari 1,5% ke 1,4%, masih di bawah target ECB sebesar 2%.

Sementara itu dolar AS bergerak menguat terhadap yen, dengan USD/JPY naik 0,35% menjadi ¥110,82, menarik diri dari level terendah empat bulan di ¥110,18 yang dicapai pagi tadi.

Sterling kembali melemah terhadap dolar AS, dengan GBP/USD kehilangan 0,18% diperdagangkan pada 1,3768, setelah naik setinggi $1,3835 di sesi Asia, level tertinggi sejak referendum Brexit pada Juni 2016. Pembicaraan Brexit akan terus masuk ke dalam radar para investor dan trader GBP.

Di sore ini dolar Australia dan Selandia Baru bergerak mendatar terhadap mata uang AS, dengan AUD/USD bertahan di $0,7967 dan NZD/USD turun tipis 0,17% menjadi $0,7255.

Dolar Kanada sedikit melemah terhadap greenback, dengan USD/CAD naik 0,12% menjadi C$1,2450 menjelang keputusan kebijakan moneter Bank of Canada pada malam ini. Secara luas diperkirakan BoC akan menaikkan suku bunga menjadi 1,25% dari 1%.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Doha News

Share This

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…