ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS masih berada di posisi defensif, melemah tipis terhadap yen di Asia pada hari Rabu ini dan semakin melemah terhadap euro setelah ada komentar dari bankir utama Eropa yang cenderung hawkish.

USD/JPY diperdagangkan pada ¥110,24, turun 0,08%, sedangkan EUR/USD diperdagangkan di $1,2323, naik 0,33%. AUD/USD diperdagangkan di $0,7997, naik 0,38%.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, terakhir dikutip turun 0,27% menjadi 90,17, semakin dekat ke level psikologis 90,00.

Di Asia, Jepang melaporkan pesanan mesin inti untuk bulan November melonjak dari 5,0% ke 5,7% sementara para ekonom memperkirakan terjadi penurunan -1,3%.

Sementara itu Jens Weidmann, presiden Bundesbank (bank sentral Jerman), pada hari Rabu mengatakan kepada media Frankfurter Allgemeine Zeitung dalam sebuah wawancara bahwa akan menjadi langkah tepat bagi European Central Bank (ECB) untuk menghentikan pembelian obligasi, yang setidaknya berjalan sampai September tahun ini.

Sebelumnya di sesi perdagangan Selasa, dolar AS sempat menguat terhadap sejumlah mata uang utama yang didukung oleh pelemahan euro di tengah sebuah laporan yang menunjukkan bahwa ECB tidak mungkin mengumumkan rencananya untuk melepas program pembelian obligasi.

Reuters melaporkan pada hari Selasa, mengutip sumber yang dekat dengan ECB, bahwa bank sentral itu tidak mungkin mengubah pesan kebijakannya pada pertemuan minggu depan, karena inflasi masih jauh di bawah target 2%.

Perhatian inflasi bank sentral tersebut menjelang data inflasi Desember pada ahri ini yang diharapkan dapat mengonfirmasi harga konsumen tumbuh 1,4%.

Sementara itu pound sterling berhasil mengurangi pelemahan yang sempat terjadi kemarin terhadap greenback meskipun sebuah data menunjukkan inflasi tahunan naik lebih lambat dari perkiraan pada bulan Desember.

Di saat yang sama para investor juga mencerna komentar Perdana Menteri Theresa May yang menegaskan bahwa Inggris pasti akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret 2019.

Dari sisi lain Atlantik, ketidakpastian di seputar Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) telah mendominasi arah dolar Kanada selama seminggu terakhir, Namun demikian Action Economics memperkirakan ketidakpastian tersebut tidak akan membebani keputusan tingkat suku bunga Bank of Canada (BoC) yang hari ini atau nanti malam waktu Indonesia Barat akan mengumumkan kebijakan dan pandangan ekonominya.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Daily Dots

Share This

Berita Forex Lainnya

February 23, 2018

Dolar AS Bergerak Sideways Menjelang Data Jerman dan UK Serta Pidato Pejabat Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pergerakan dan potensi di pasar forex pada hari ini pada dasarnya tidak berubah. Dolar AS masih menjadi mata uang utama terkuat dalam sepekan terakhir. Namun, penguatan greenback tetap akan terbatas. Rebound dolar AS…
February 23, 2018

Yen dan Dolar Australia Memasuki Tahap Koreksi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit untuk memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, setelah semalam mengalami tekanan di…
February 23, 2018

Inilah Arti Defisit Kembar untuk Dolar dan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Mengapa dolar AS begitu lemah meski imbal hasil obligasi Treasury sedang naik, jawabnya yang disebut oleh beberapa ekonom dunia bahwa kondisi kesalahan jatuh akibat dari adanya ‘double deficit’ atau defisit kembar.…
February 23, 2018

Dolar Kanada Melemah Tipis Karena Memburuknya Data Ritel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – Hinga Jumat menjelang siang ini dolar Kanada masih condong untuk melemah setelah kemarin sempat jatuh ke level terendah dua bulan terhadap mata uang AS setelah terlihat penurunan tajam dalam penjualan ritel domestik…
February 23, 2018

CEO Barclays Khawatir Volatilitas Pasar Berikutnya Bisa Berbahaya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/02/2018 – CEO Barclays, Jes Staley sedang khawatir dan langsung memperingaktkan investor dunia bahwa hentakan di pergerakan pasar yang akan datang bisa mendatangkan jenis krisis keuangan yang baru. Menurut Steley, hentakan…