ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada, di saat pasar keuangan AS sudah akan buka kembali belum ada dukungan dari aspek sentimen yang positif bagi perkembangan ekonomi di luar AS.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 110,92 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110,51. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7963 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7963. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,4309 setelah tadi pagi ditutup di level 6,4276.

Secara garis besar memang dolar AS masih mudah untuk dilemahkan kembali pada perdagangan kali ini dengan sisi tekanan yang terjadi masih dapat berlanjut dan lebih besar dari mata uang utama Asia Pasifik seperti awal pekan kemarin, setelah beberapa data ekonomi AS akhir pekan kurang bisa mendukung keyakinan investor dolar untuk mempertahankan portfolionya di AS dan lebih memilih di mata uang yang lain.

Keraguan investor muncul ketika data inflasi produsen bulanan di AS turun terburuk sejak 1,5 tahun lalu namun sedikit terbantu oleh data inflasi inti tahunan yang membaik mendekati angka target bank sentral AS. Keyakinan para ekonom dunia bahwa pertumbuhan upah AS bisa meningkat di tahun ini berkat produktivitas ekonominya yang membaik sehingga suku bunga the Fed bisa naik 4 kali di tahun ini, sepertinya tidak dilihat sebagai bentuk pertahanan yang baik untuk mengoleksi dolar AS lebih lama.

Beberapa sentimen negatif terus muncul untuk melemahkan dolar AS dengan memandang bahwa bank sentral AS, Federal Reserve sedang melakukan kerjanya untuk memperbaiki defisit neracanya. Dengan jalan dolar AS melemah maka dapat dipastikan nilai defisit neraca bank sentral akan menyempit, dan kemampuan bank sentral untuk mengatasi masalah keuangan yang akomodatif akan meningkat dalam menghadapi situasi seperti krisis ekonomi.

Bank sentral Jepang sudah mulai mengurangi pembelian kembali aset-asetnya, khususnya obligasi jangka panjangnya, sebesar 5%, sehingga diperkirakan tahun ini BoJ bisa meningkatkan suku bunganya. Dan dalam waktu 6 bulan ke depan paket bantuan ekonomi ¥80 trilyun per bulan bisa dihapuskan. Dan Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda juga menyatakan bahwa kinerja ekonomi Jepang akhir-akhir ini cukup mengesankan, namun dirinya masih tetap mempertahankan kebijakan moneternya sambil menantikan target inflasi 2% tercapai.

Sejauh ini Menteri Keuangan Jepang Taro Aso tidak risau dengan penguatan yen ke level sekarang ini karena penguatannya secara bertahap dan sesuai dengan kemampuan kinerja ekonominya. Yang dikhawatirkan Aso bilamana terjadi volatilitas harga yang kencang dan industri Jepang tidak siap dengan kejutan tersebut.

Dolar Australia gagal melanjutkan penguatannya kembali setelah hasil survei Reuters menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi China akan melamban di tahun ini. Sebagai salah satu negara pengeskpor hasil tambang terbesar ke China, tentunya dengan pelemahan kegiatan ekonomi di China membuat permintaan akan barang tambang berkurang sehingga pendapatan Australia juga akan berkurang. Inilah yang membuat dolar Aussie melunak hari ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…