ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada Selasa pagi dolar Selandia Baru mulai terkoreksi setelah kemarin naik di atas 73 sen AS (NZD/USD = $0,7315) untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan, tertinggi sejak pemilu di negara tersebut, menyusul euro yang terus menguat karena para ekonom semakin optimistis mengenai prospek ekonomi Uni Eropa.

Pagi ini pasangan mata uang NZD/USD bergerak turun ke $0,7286. Di akhir sesi perdagangan Senin, pasangan tersebut membukukan penutupan positif 0,61 persen di $0,7300.

Euro kemarin berakhir menguat 0,62 persen di $1,2263 sementara pasar AS ditutup kemarin untuk liburan publik Martin Luther King Jr, dengan para investor spekulatif membangun catatan posisi long pada mata uang bersama 19 negara zona euro, yang berarti mereka mengharapkan mata uang tersebut terus terapresiasi, demikian menurut data Commodity Futures Trading Commission (CFTC) terbaru, sementara para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg meningkatkan prospek pertumbuhan 2018 di zona euro.

Euro juga didorong oleh komentar dari anggota dewan kebijakan European Central Bank (ECB) Ardo Hansson bahwa otoritas moneter harus dapat menghentikan program pembelian asetnya tanpa masalah pada bulan September dan dia mengabaikan ancaman inflasi yang mungkin timbul dari mata uang yang lebih kuat.

Sementara itu Con Williams, ekonom ANZ Bank New Zealand, mengatakan bahwa gambaran pertumbuhan global yang kuat memberi dorongan kepada harga komoditas, dolar AS yang lemah memompa daya beli pasar yang sedang berkembang yang dapat diterjemahkan sebagai apresiasi RMB (yuan) dan pelonggaran posisi jual, semuanya terlihat menggabungkan berbagai langkah untuk memberi dorongan baru bagi dolar Selandia Baru di tahun baru.

Selanjutnya para pedagang akan mengamati survei kuartalan Riset Ekonomi dari Selandia Baru mengenai opini bisnis hari ini, yang mungkin akan menunjukkan keyakinan bisnis yang lebih lemah menyusul terbentuknya pemerintah yang dipimpin oleh Partai Buruh, dan data pengeluaran ritel Desember pada kartu kredit dan debit.

Ahli strategi mata uang Bank of New Zealand Jason Wong mengatakan bahwa dolar kiwi sudah terlalu banyak dibeli, menunjukkan pembacaan 72,17 pada indeks kekuatan relatif (RSI). Para analis teknikal melihat pergerakan di atas 70 di RSI sebagai tanda bahwa sebuah aset siap untuk jatuh.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Lewishowes.com

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…