ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Volume perdagangan forex tetap ringan pada hari Senin karena pasar AS ditutup untuk liburan Martin Luther King Day. Dalam situasi tersebut kondisi dolar AS terus melemah terhadap sejumlah mata uang utama di tengah spekulasi bahwa European Central Bank ) (ECB) sedang mempersiapkan diri untuk mengurangi program stimulusnya yang masif.

Data CNBC pada akhir sesi Senin memperlihatkan Indeks Dolar AS (DXY) ditutup negatif di 90,43.

Euro mencapai level tertinggi tiga tahun terhadap dolar AS setelah membangun lonjakan kuat pekan lalu. Kemarin EUR/USD naik ke 1,2297 kemudian berakhir 0,62% lebih tinggi menjadi 1,2263.

Euro didukung oleh spekulasi para investor bahwa para pembuat kebijakan ECB bersiap untuk menghentikan program stimulus pembelian obligasi mereka.

Tingkat pengetatan moneter yang lebih cepat di luar AS akan mengurangi divergensi antara Federal Reserve dan bank sentral lainnya dan pada akhirnya membebani dolar AS.

Terhadap yen, dolar AS jatuh ke level terendah sejak pertengahan September, dengan USD/JPY berakhir turun 0,45% menjadi 110,52. Yen didorong oleh komentar Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda pada hari Senin yang menyoroti pemulihan ekonomi negara tersebut.

Sterling juga menambah kenaikannya terhadap dolar AS, dengan GBP/USD naik hingga 1,3820, tertinggi sejak pemungutan suara rakyat Inggris untuk keluar dari Uni Eropa pada Juni 2016, dan selanjutnya ditutup menguat 0,44% di 1,3793.

Pound sterling rally pada hari Jumat setelah sebuah laporan bahwa Belanda dan Spanyol terbuka untuk sebuah kesepakatan bagi Inggris agar negara itu tetap sedekat mungkin dengan Uni Eropa setelah Brexit.

Pound sterling mengabaikan sebuah penolakan selanjutnya atas laporan dari pejabat dari kementerian keuangan Spanyol dan Belanda tersebut.

Hari ini data inflasi Inggris dan Empire State Manufacturing Index dari AS akan menjadi perhatian utama para pelaku pasar forex karena dari jadwal yang ada tidak terlihat data-data ekonomi dari negara-negara besar lainnya.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Barron’s

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…