ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Pada hari Selasa dolar AS turun tajam terhadap sejumlah mata uang setelah terjadi lonjakan pada euro yang membuat mata uang tunggal 19 negara Eropa itu naik ke level tertinggi tiga minggu menyusul data pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dari Jerman sementara data inflasi grosir AS yang optimis tetap gagal membendung tekanan terhadap greenback.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan Dixie (DXY) atau Indeks Dolar AS, patokan untuk melihat kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, pada akhir sesi Selasa berakhir turun di 93,69 atau turun 0,62%.

Dolar AS sempat berjuang untuk mengurangi kerugiannya setelah data inflasi grosir optimis namun data itu tetap gagal mengimbangi sentimen negatif pada greenback di tengah lonjakan euro dan sterling.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga produsen (producer price index/PPI) untuk permintaan akhir meningkat 0,4% pada bulan lalu. Dalam 12 bulan sampai dengan Oktober, PPI naik 2,8% setelah naik 2,6% pada bulan September.

Laporan inflasi grosir yang kuat itu hadir menjelang data inflasi konsumen yang dijadwalkan diumumkan pada hari ini.

Euro berakhir naik 1,12% di $1,1798 melawan dolar AS, tertinggi dalam tiga minggu, setelah data kemarin menunjukkan bahwa Jerman, ekonomi terbesar zona euro, tumbuh 0,8% pada kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan perkiraan kenaikan 0,6%.

Kenaikan tajam PDB Jerman mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dalam ekonomi zona euro yang lebih luas karena perkiraan awal untuk pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga menunjukkan blok perdagangan itu tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,5%.

Sementara itu, pound sterling terus bergerak lebih tinggi terhadap greenback, meskipun ada sebuah laporan yang menunjukkan inflasi konsumen dan inflasi grosir pada bulan Oktober gagal memenuhi ekspektasi para ekonom.

GBP/USD berakhir menghijau di di $1,3164 atau naik 0,37%. Pasangan mata uang ini telah diperdagangkan di area bawah zona $1,3000 selama lebih dari sebulan, namun risiko pada sisi negatif tetap membayangi di tengah meningkatnya ketidakpastian politik UK dan Brexit.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: The Australian

Share This

Berita Forex Lainnya

April 23, 2018

4 Resiko Trading Forex yang Umum Terjadi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/03/2018 – 1. Karakter Trader Hal yang paling mendasari munculnya risiko yang tidak terkendali adalah karakter trader. Segala transaksi dan lainnya adalah ditentukan oleh trader. Jika trader merupakan seseorang yang penuh ambisi…
April 23, 2018

Greenback Masih Bertahan di Posisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…
April 20, 2018

Greenback Tetap Bertahan di Posisi Terbaik

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…
April 19, 2018

Langkah-Langkah Untuk Menjadi Trader Forex Sukses

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/04/2018 – Setiap trader pasti berharap untuk sukses di dunia forex dengan mengeluarkan modal seminimal mungkin. Namun tentu saja untuk menjadi seorang trader forex sukses, harus ada beberapa langkah yang perlu dilakukan.…
April 19, 2018

Greenback Masih Tunjukkan Kekokohannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring membaiknya fundamental ekonomi AS dan munculnya pola…