ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Hasil produksi (output) industri China mendingin pada bulan lalu, sementara investasi aset tetap dan penjualan ritel tumbuh lebih lambat dari yang diperkirakan, menunjukkan ekonomi China mungkin kehilangan sebagian tenaganya karena pemerintah mengurangi risiko utang dan polusi.

Output industri China naik 6,2 persen pada bulan Oktober dari tahun sebelumnya, di bawah perkiraan para analis sebesar 6,3 persen dan turun dari kenaikan 6,6 persen di bulan September.

Pertumbuhan investasi aset tetap melambat menjadi 7,3 persen pada periode Januari-Oktober, demikian laporan dari Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Selasa (14/11). Para analis memperkirakan kenaikan 7,4 persen.

Perekonomian China telah mengejutkan pasar keuangan dengan pertumbuhan yang kuat hampir 6,9 persen dalam sembilan bulan pertama tahun ini, didukung oleh pemulihan di sektor manufaktur dan sektor industri berkat belanja infrastruktur yang dipimpin oleh pemerintah, pasar properti yang tangguh dan kekuatan ekspor tak terduga.

Ekonomi negara itu telah mendukung ekonomi dunia karena raksasa Asia tersebut terus meningkatkan produksi komoditas dan barang konsumsi yang mendorong permintaan global akan mobil, smartphone, TV dan produk industri.

Namun, ekonomi terbesar kedua di dunia itu mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, dengan momentum terlihat mengendur lagi karena tindakan keras Beijing terhadap risiko utang telah menghambat permintaan dan peraturan mengenai polusi yang lebih ketat menghantam output pabrik.

Pertumbuhan ekspor dan impor China keduanya mereda pada bulan Oktober, sementara perang asap (polusi) menyeret turun aktivitas manufaktur pada bulan lalu.

Yang pasti, data belum menunjukkan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tajam dan para analis hanya melihat ekonomi China akan sedikit kehilangan momentum selama beberapa bulan ke depan. Namun demikian, harga produsen China tampil kuat dan mengejutkan pada bulan Oktober, meskipun ada aktivitas yang tidak jelas selama masa liburan yang berlangsung seminggu penuh.

Sementara itu, pertumbuhan investasi swasta tercatat melambat menjadi 5,8 persen dari 6 persen pada Januari-September.

Penjualan ritel naik 10 persen di bulan Oktober pada tahun, lebih lambat dari kenaikan 10,4 persen yang diprediksi sebelumnya. Pertumbuhan penjualan ritel telah bergerak di kisaran 10 sampai 11 persen selama dua tahun terakhir sebagai tanda langgengnya permintaan domestik. Para analis memperkirakan penjualan ritel akan naik 10,4 persen, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Banyak analis memperkirakan bahwa meski kehilangan sebagian momentum pada kuartal keempat, pertumbuhan ekonomi China akan dengan mudah memenuhi atau mengalahkan target setahun penuh yang ditetapkan Beijing yaitu di sekitar 6,5 persen.

Sumber berita: ForexSignal88, Strait Times

Sumber gambar: Daily Mail

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

January 19, 2018

Mester Melihat Naiknya Suku Bunga The Fed Bisa Lebih Agresif

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Presiden the Fed wilayah Cleveland, Loretta Mester menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan. Menurut Mester, 3 atau 4 kali kenaikan suku bunga bisa…
January 19, 2018

Dolar Selandia Baru Tertekan Data Manufaktur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Data pada Jumat pagi menunjukkan aktivitas manufaktur Selandia Baru turun ke level terendah lima tahun di bulan Desember karena kalangan bisnis menunda keputusan besar sampai ada kejelasan setelah perubahan di…
January 19, 2018

Pasar Abaikan NAFTA, Dolar Kanada Menguat Tipis

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar Kanada menguat tipis terhadap mata uang AS pada hari Kamis, setelah perdagangan yang bergejolak sehari sebelumnya ketika Bank of Canada (BoC) menaikkan suku bunga, karena para investor mengabaikan kekhawatiran…
January 19, 2018

Bayang-bayang Government Shutdown Menekan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar AS jatuh pada hari Kamis karena para pedagang menumpuk posisinya ke euro, yen, sterling dan mata uang utama lainnya di tengah kekhawatiran kemungkinan pemadaman pemerintah (government shutdown) AS saat para…
January 18, 2018

Dolar AS Sedikit Tertekan Setelah Tunjukkan Penguatan Signifikan di Sesi Kemarin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Dolar AS tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Kamis karena euro menguat sedikit setelah kemarin bergerak mundur dari puncak tiga tahun di sesi sebelumnya. EUR/USD naik 0,2% di $1,2210. Euro…