ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Pergerakan mata uang Inggris, pound sterling, dalam beberapa hari perdagangan ini sempat menjadi bulan-bulanan pasar uang dunia dengan kondisi gentingnya keberadaan Perdana Menteri Theresa May yang terancam dicopot oleh parlemen Inggris karena ketidakmampuannya dalam menjalankan amanat penderitaan rakyat Inggris.

Namun hal ini menurut beberapa analis pasar uang dunia sepertinya hanya di besar-besarkan saja sehingga timbul gejolak di cable. Pound atau cable ini hingga saat ini hampir turun 1% setelah sebuah laporan dari media Inggris Sunday Times bahwa ada 40 anggota parlemen Partai Konservatif telah sepakat untuk menandatangani surat mosi tidak percaya kepada PM May.

Pertanyaan dari para analis adalah apakah ini merupakan suara politik yang sebenarnya ataukah ingin terjadi perubahan mendasar yaitu mengganti kepala pemerintahan Inggris dengan yang baru karena usaha penggeseran PM May beberapa waktu lalu telah gagal, ekonom senior dari Barenberg, Kallum Pickering menyatakannya kepada CNBC.

Mosi tidak percaya kepada PM May ini muncul awalnya 35 orang, lalu Senin lalu menjadi 40 dan dibutuhkan suara 48 orang untuk menggulingkan PM May. Kondisi ini merupakan penerusan upaya penyerangan kepada PM May karena belum berhasil mengatasi perundingan Brexit yang hingga sekarang masih belum menemukan titik terang bagi masa depan Inggris sendiri, disertai pula munculnya beberapa kasus pelecehan seksual anggota kabinet PM May.

Menurut anggota parlemen yang mengajukan mosi ini melihat proses Brexit yang lambat dan tuntutan Uni Eropa untuk lebih detil yang lebih besar mengenai isu-isu seperti komitmen keuangan Inggris, hak pekerja Eropa dan perbatasan Irlandia hingga saat ini belum terpenuhi. Pelemahan pound juga diperparah oleh kenaikan suku bunga BoE yang terkesan hanya sebuah kegiatan simbolis semata.

Beberapa ekonom secara nyata menyarankan bahwa Inggris bisa selamat dari huru-hara politik ini dengan segera memberikan komitmen pembayaran perceraian Inggris dengan Uni Eropa tersebut, sehingga tidak membutuhkan pemimpin pemerintahan yang baru bagi Inggris.

Sejauh ini pula sebagian ekonom dunia memberitahukan kepada investor bahwa nilai pound sterling sekarang masih undervalued dibandingkan kondisi nyata dari ekonomi Inggris itu sendiri, sehingga peluang huru-hara politik yang dapat membenamkan mata uangnya hanya bersifat sementara semata, dan bisa cepat pulih jika permasalahan Brexit tersebut dapat mencapai kata sepakat sebelum akhir tahun ini.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88, Bloomberg, CNBC, Business Insider

Sumber Gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

November 21, 2017

Pergerakan Forex Sideways, Politik Jerman dan Kebijakan Fed Tetap Dipantau

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Sejak Selasa pagi hingga kini menjelang malam pergerakan harga di bursa forex masih terlihat sideways dengan dolar AS masih berusaha untuk mempertahankan hasil positif yang diraih kemarin. Dolar AS hanya sedikit…
November 21, 2017

Dolar Australia Terkoreksi Pasca RBA Minutes, Yen Buyback Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia khususnya kepada dolar Australia dimana pasar keuangan dunia…
November 21, 2017

Ketidakstabilan Politik Jerman Tak Akan Lukai Euro

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Berawal dari kegagalan Angela Merkel membentuk pemerintahan baru Jerman yang berlatar koalisi di pekan ini, membuat euro sepanjang kemarin menjadi bulan-bulanan mata uang utama dunia. Di Jerman sejak Perang Dunia…
November 21, 2017

Potensi Pemilu Ulang Jerman Picu Penguatan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Dolar AS menguat tajam terhadap sekumpulan mata uang utama pada hari Senin, diuntungkan oleh penurunan euro di tengah meningkatnya ketidakpastian politik di Jerman setelah Kanselir Angela Merkel gagal membentuk…
November 21, 2017

Strong Dollar dan Weak Oil Kembali Menekan Dolar Kanada

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/11/2017 – Di saat para investor terus fokus pada negosiasi untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), dolar Kanada melemah terhadap dolar AS pada hari Senin karena harga minyak turun. Harga minyak,…