ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2017 – Dolar Kanada mengurangi sebagian kenaikan yang diraih baru-baru ini terhadap mata uang AS karena pada hari Senin para investor mengalihkan perhatian mereka pada dimulainya renegosiasi NAFTA dan data pun menunjukkan bahwa para spekulan telah memotong pertaruhan bullish pada mata uang Kanada.

Pada 7 November, net long positions dolar Kanada telah turun menjadi 50.889 kontrak dari 57.839 seminggu sebelumnya, demikian data dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) dan perhitungan Reuters. Pada bulan Oktober, posisi bullish telah mencapai 76.392 kontrak, tertinggi dalam lima tahun.

Putaran kelima dari negosiasi ulang NAFTA dijadwalkan diadakan antara 17 dan 21 November di Mexico City.

"Kekhawatiran NAFTA mulai menjadi lebih relevan bagi para investor dan pedagang mata uang ini," kata Scott Smith, managing partner di Viewpoint Investment Partners.

Menurut Smith, pasar mungkin akan melihat sedikit bias negatif terhadap dolar Kanada sampai ada kepastian di seputar negosiasi NAFTA.

Kanada mengirimkan sekitar 75 persen dari ekspornya ke Amerika Serikat dan ekonominya dapat sangat terganggu jika NAFTA dibubarkan.

Bank of Canada (BoC) mengkhawatirkan ketidakpastian perdagangan tersebut saat membuat suku bunga acuan tidak berubah pada 1 persen pada bulan Oktober, setelah menaikkannya pada bulan Juli dan September untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Laporan inflasi Oktober Kanada, yang dijadwalkan diumumkan pada hari Jumat, dapat memperkuat nada hati-hati bank sentral Kanada. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi tahunan turun menjadi 1,4 persen dari 1,6 persen di bulan September.

Sementara itu dari bursa minyak, salah satu ekspor utama Kanada, masih berpotensi naik oleh ketegangan di Timur Tengah dan mencatatkan rekor posisi beli dari para manajer investasi. Settlement harga minyak mentah AS 2 sen lebih tinggi pada $56,76 per barel, menurut data Reuters.

Namun saat ini kecil peluangnya bagi dolar Kanada berkaitan erat dengan harga minyak bahkan saat prospek suku bunga semakin berkabut, mengingat bahwa perdagangan minyak mentah jauh dari tingkat harga yang diperlukan untuk mempengaruhi investasi di sektor energi Kanada, demikian pendapat para ahli ekonomi dan strategi pasar.

Sumber berita: ForexSignal88, The Globe and Mail

Sumber gambar: Financial Post

Share This

Berita Forex Lainnya

January 19, 2018

Mester Melihat Naiknya Suku Bunga The Fed Bisa Lebih Agresif

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Presiden the Fed wilayah Cleveland, Loretta Mester menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan. Menurut Mester, 3 atau 4 kali kenaikan suku bunga bisa…
January 19, 2018

Dolar Selandia Baru Tertekan Data Manufaktur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Data pada Jumat pagi menunjukkan aktivitas manufaktur Selandia Baru turun ke level terendah lima tahun di bulan Desember karena kalangan bisnis menunda keputusan besar sampai ada kejelasan setelah perubahan di…
January 19, 2018

Pasar Abaikan NAFTA, Dolar Kanada Menguat Tipis

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar Kanada menguat tipis terhadap mata uang AS pada hari Kamis, setelah perdagangan yang bergejolak sehari sebelumnya ketika Bank of Canada (BoC) menaikkan suku bunga, karena para investor mengabaikan kekhawatiran…
January 19, 2018

Bayang-bayang Government Shutdown Menekan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar AS jatuh pada hari Kamis karena para pedagang menumpuk posisinya ke euro, yen, sterling dan mata uang utama lainnya di tengah kekhawatiran kemungkinan pemadaman pemerintah (government shutdown) AS saat para…
January 18, 2018

Dolar AS Sedikit Tertekan Setelah Tunjukkan Penguatan Signifikan di Sesi Kemarin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Dolar AS tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Kamis karena euro menguat sedikit setelah kemarin bergerak mundur dari puncak tiga tahun di sesi sebelumnya. EUR/USD naik 0,2% di $1,2210. Euro…