ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih melemah pasca penyelenggaraan pemilu paruh waktu di AS kemarin

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1439, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3137, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7278 dan USDJPY ditutup menguat di level 113,51.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1431, GBPUSD bergerak di level 1,3126 AUDUSD di level 0,7270 dan yen di level 113,61.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan memburuk dengan pendorong pelaku pasar yang mulai melepas dolarnya dengan berkurangnya dukungan akan naiknya suku bunga the Fed pasca melihat hasil pemilu parlemen AS.

Pemilu AS telah membuat situasi berubah cepat dimana faktor ketidakpastian politik AS membebani dolar itu sendiri untuk pulih. Sebetulnya kebijakan the Fed dengan suku bunga tinggi, telah menyebabkan pendapatan perusahaan-perusahaan AS turun tajam, sempat menggeser pasar sahamnya cukup besar. Namun investor tetap khawatir melihat perkembangan politik AS pasca pemilu.

Ketidakpastian politik AS ini tentu membawa dampak bahwa kebijakan perdagangan yang akan terjadi dengan AS kemungkinan besar akan tertunda, membuat dolar kurang begitu nyaman dikoleksi hingga kepastian hasil pemilu diketahui.

Kemenangan kubu Demokrat di lembaga House of Representative, membuat peta kekuatan politik AS telah berubah. Presiden Trump akan mendapatkan kesulitan yang lebih besar karena oposisi menguasai House. Kondisi ini tidak membuat dolar membaik tentunya.

Pound masih kokoh berkat Brexit yang akan segera selesai perundingannya. Yen gagal bertahan di level kuatnya karena investor mulai melirik dolar kembali jelang Fed meeting dini hari nanti.

Situasi ini tentu membawa berkah untuk terus mengoleksi dolar kembali, mengingat sejak pemilu pekan ini kondisi dolar terus tertekan. Harapannya the Fed mengeluarkan prediksi yang positif bagi dolar jelang kenaikan suku bunganya Desember nanti.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…