ForexSignal88.com l Jakarta, 09/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat pasca Lembaga Dana Internasional memangkas pertumbuhan dunia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1490, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3086, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7076 dan USDJPY ditutup melemah di level 113,17.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1490, GBPUSD bergerak di level 1,3089 AUDUSD di level 0,7080 dan yen di level 113,01.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan agak membaik dengan pemicu pelaku pasar yang mulai mengoleksi kembali kepemilikan dolar ketika yield obligasi AS sudah berada di level terbaik sejak 2011. Situasi ini muncul juga setelah China memberikan paket bantuan ekonominya sehingga aksi safe haven muncul. Pasar takut kalau ekonomi China bisa ambruk akibat perang tarif sehingga aksi bank sentral China dianggap sinyal kuat untuk tetap menjaga aksi safe haven.

The Fed sudah menaikkan suku bunganya 2 pekan lalu dan kemungkinan besar masih akan melakukan sekali lagi tahun ini. Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa ekonomi AS masih butuh kenaikan suku bunganya sehingga lebih lanjut kenaikan masih akan ada kepastiannya. Ini merupakan sedikit himbauan agar pasar terus menyerap dolar, apalagi ada defisit anggaran Italia yang kemungkinan bisa membuat euro mengalami tekanan lebih besar.

Yen terus menguat, sebagai bentuk aksi safe haven dimana investor juga mencari aset asal Jepang ini karena paling stabil. Dolar Australia masih kokoh untuk sementara berkat aksi pboc tersebut.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China dan beberapa bank sentral lainjya melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat.

Akibat perang dagang, IMF telah menurunkan target pertumbuhan dunia karena kinerja ekonomi dunia sedang terganggu perang dagang. Kondisi ini tentu menguntungkan dolar.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

October 16, 2018

Dolar AS Masih Tertahan, Hasil Brexit Masih Ditunggu

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 15, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Buruknya, Nantikan Hasil Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 12, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Terkoreksinya Akibat Dari Jatuhnya Pasar Saham

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar saham dunia jatuh. Seperti kita ketahui…
October 11, 2018

Dolar AS Terus Melemah Akibat Dari Jatuhnya Pasar Saham

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah pasca Presiden Trump berkomentar. Seperti kita…
October 10, 2018

Dolar AS Tertahan Pasca Verbal Intervensi Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah pasca Presiden Trump berkomentar. Seperti kita…