ForexSignal88.com l Jakarta, 03/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali terkait dengan gagalnya perundingan Kanada dengan AS.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1601, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2916, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7188 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,09.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1591, GBPUSD bergerak di level 1,2919, AUDUSD di level 0,7179 dan yen di level 110,94.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit berhasil membaik dengan pemicu setelah beberapa pelaku pasar melihat aksi mengoleksi kembali dolar AS yang muncul membaiknya data-data ekonomi AS.

Sebelumnya komentar Trump dan Powell sempat membuat perubahan tren yang melemah bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor keberhasilan perundingan perpisahan Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dan tidak jadinya hasil perundingan Kanada dalam NAFTA, kemungkinan besar mendukung upaya greenback untuk menguat lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang telah gagal sehingga aksi safe haven dooar AS kembali marak jelang libur hari Buruh di awal pekan ini.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven muncul lagi dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS.

Ini terlihat dari upaya Trump untuk tidak mengendurkan tensinya untuk terus menekan China di mana $200 milyar produk China sudah diperaiapkannya untuk mendapatkan tarif baru sehingga tensi perang dagang sudah siap-siap untuk memanas kembali. Kondisi ini memang akan menjadi sinyal bagi aksi safe haven dolar lebih besar mengingat ancaman inflasi yang naik.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…