ForexSignal88.com l Jakarta, 06/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data tenaga kerja AS di akhir pekan lalu yang mengecewakan.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1567, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3002, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7395 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,26.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1562, GBPUSD bergerak di level 1,3000, AUDUSD di level 0,7393 dan yen di level 111,19.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit berhasil membaik lagi dengan pemicu hasil nonfam payroll yang masih dibawah perkiraan pasar dan data aktivitas jasa yang menurun, telah membuat indeks dolar terbatas penguatanhya kala itu.

Sebelumnya indeks dolar sepekan lalu cukup menguat dan terbaik dalam 14 pekan terakhir setelah pandangan the Fed yang telah berubah, di mana bank sentral AS lebih percaya diri dalam melihat masa depan perekonomian AS sehingga ada isyarat kenaikan suku bunga lebih lanjut di September dan Desember nanti. Pekan lalu, hasil Fed meeting memang tidak merubah kebijkan suku bunganya, namun dukungan kenaikan suku bunga selanjutnya memang cukup berhasil menggiring opini penguatan greenback.

Bahkan setelah Bank of England menaikkan suku bunganya untuk kedua kalinya sejak krisis, tetap saja dolar AS masih mendominasi pergerakan mata uang utama dunia. Apalagi data klaim pengangguran mingguan AS masih berada di area terbaiknya dalam 50 tahun terakhir.

Bank of England memang menaikkan suku bunganya, namun Mark Carney khawatir dengan masa depan ekonomi Inggris jelang Brexit yang masih belum menentu hasil perundingannya dengan Uni Eropa. Kondisi ini tentu membebani pound.

Dan bank sentral China pun sedikit melonggarkan aturan rasio cadangan keuangannya untuk antisipasi perang tarif yang makin memanas setelah Presiden Trump menyatakan bahwa AS berhasil memenangkan masalah tarif ini dengan melihat kenyataan ekonomi China yang merosot tajam akibat tekanan tarif AS. Langkah PBOC tersebut sempat membuat dolar Australia mengalami penguatannya.

Euro sendiri juga masih enggan bergerak positif setelah masalah anggaran Italia kembali menjadi pertanyaan publik terhadap kestabilan politik Negeri Pizza tersebut yang bisa mengguncang koalisi partai pemerintah yang sudah susah payah dibentuk, sehingga terancam pemilu dipercepat. Kondisi seperti ini tentu bukan berita bagus bagi kawasan.

Presiden Trump sudeahmempersiapkan tarif impor baru bagi produk asal China sebesar 25% yang awalnya 10% dengan nilai kurang $200 milyar per tahunnya, membuat situasi perang dagang kembali memanas. Dan China juga sedang mempersiapkan tindakan yang pasti sama. Kondisi ini tentu mendatangkan aksi safe haven dolar yang berlanjut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…
December 12, 2018

Dolar AS Hantam Rivalnya Dibantu Prospek Perdagangan dan Suku Bunga

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Dolar AS menghantam sejumlah mata uang utama pada hari Selasa karena China dan AS menyusun rencana untuk tahap berikutnya dari pembicaraan perdagangan guna mencegah perang perdagangan yang lebih luas. Menurut data…
December 11, 2018

Bank Dunia : Banyak Tantangan yang Dihadapi Negara-negara di Kawasan Asia Timur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara di Kawasan Asia Timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang meningkat sejak tahun 2000 dan beberapa…