ForexSignal88.com l Jakarta, 11/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih melanjutkan sisi penguatannya di saat pasar keuangan di kala perang dagang yang belum mereda.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1742, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3275, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7456 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,99.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1729, GBPUSD bergerak di level 1,3262, AUDUSD di level 0,7418 dan yen di level 110,91.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan berhasil membaik namun tidak besar, dengan pemicu perang dagang yang makin panas di mana China dan AS pada akhir pekan lalu sudah melaksanakan tarif baru bagi $34 milyar, ditambah dengan tarif 10% yang baru senilai $200 milyar, membuat investor ragu terhadap masa depan ekonomi global, sehingga mereka butuh aset pengaman sejenak pasca rilisnya data tenaga kerja AS tersebut. Kondisi ini tentu menguntungkan dolar AS dan yen sebagai mata uang pengaman atau safe haven.

Babak pertama perang dagang sudah meletus, babak kedua akan mulai, kemungkinan akan berlanjut dengan babak-babak selanjutnya, di mana Trump juga sudah mempersiapkan pengurangan tarif nanti hingga bisa total mencapai $500 milyar per tahunnya, atau senilai defisit perdagangan tahun lalu.

Situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang imbal hasil yang tidak pasti suku bunganya, di mana latar belakang dolar AS masih didukung oleh rencana kerja the Fed yang senang menaikkan suku bunganya pada masa mendatang, menjadi poin utama pendukung indeks dolar menguat.

Meskipun Fed minutes menyatakan bahwa kenaikan suku bunganya masih bisa berlanjut di tahun ini dan tahun depan, namun situasi investasi AS yang cenderung menurun membuat sisi resesi ekonomi menjadi pertimbangan the Fed untuk antisipasi akibat perang dagang.

Peluang penguatan indeks dolar memang terbuka karena investor juga menantikan data inflasi AS yang akan mulai rilis nanti malam hingga esok malam.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

November 19, 2018

Clarida dan Kaplan Bikin Dolar AS Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11). Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh…
November 19, 2018

AS : Pelaku Pasar Mendadak Skeptis Bunga The Fed Naik Bulan Depan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Sebuah hal yang cukup mengejutkan datang pada akhir pekan kemarin. Secara mendadak, investor menjadi skeptis bahwa The Federal Reserve selaku bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan depan. Mengutip…
November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…