ForexSignal88.com l Jakarta, 16/03/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama dunia, terutama yen, sebagai bentuk aksi ambil untung yang dilakukan investor sejenak.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback sedikit memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD sedang berada di level 1,2307 setelah kemarin ditutup melemah di level 1,2304, GBPUSD sedang berada di level 1,3928 setelah kemarin ditutup melemah di level 1,3937, AUDUSD sedang berada di level 0,7791 setelah kemarin ditutup melemah di level 0,7798 dan USDJPY sedang berada di level 105,99 setelah kemarin ditutup mendatar di level 106,33.

Secara garis besar memang dolar AS sedang berbalik arah sejenak untuk mengalami tekanan dari mata uang utama dunia apalagi yen sebagai bentuk aksi ambil untungnya setelah semalam dan 3 hari ini mengalami penguatan tipisnya, dengan pertimbangan sebagai bentuk aksi perlawanan investor terhadap sikap dari presiden AS Donald Trump yang telah ‘merumahkan’ beberapa pembantu ekonominya.

Situasi ini tentu tidak menguntungkan bagi mata uang AS tersebut karena investor ingin situasi aman yang akan terjadi sebelumnya dengan rencana pertemuan Presiden Trump dengan pemimpin Korea Utara Presiden Kim Jong-un yang rencananya akan diselenggarakan pada Mei nanti.

Investor sebetulnya juga masih merasa khawatir terhadap masa depan perdagangan dunia pasca tadi pagi Gedung Putih memberikan tekanan kepada China untuk segera mengurangi defisit perdagangan AS dengan nilai $100 milyar dalam waktu dekat ini sehingga ancaman perang dagang dunia makin menggelora. Namun ini semuanya sepertinya membutuhkan waktu yang cukup panjang dan demi perbaikan defisit keuangan AS dan mampu bertahan dari krisis keuangan bila ada lagi.

Situasi ini mulai dipahami oleh investor, sehingga tekanan terhadap dolar AS kemungkinan tidak akan besar apalagi beberapa data ekonomi AS semalam juga menganjurkan bagi investor untuk jaga ditempat mengoleksi portfolio dengan berlatar belakang asal AS karena faktor kenaikan suku bunga the Fed di minggu depan sangat kuat hubungannya.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Fortune

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…