ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Dolar Kanada melemah terhadap greenback pada hari Selasa setelah Gubernur Bank of Canada (BoC) Stephen Poloz mengatakan bahwa ekonomi negara tersebut dapat tumbuh tanpa memacu inflasi, meskipun posisi para investor dipandang sebagai reaksi berlebihan.

Poloz mengatakan bahwa masih ada potensi yang belum tergali dalam ekonomi Kanada, terutama di pasar tenaga kerja, dengan para pemuda, wanita dan masyarakat pribumi yang mewakili sumber pertumbuhan ekonomi potensial yang belum tergali.

"Itu semua adalah pernyataan yang dia buat di masa lalu; hari ini apa yang dia lakukan adalah dia menyertakan sejumlah pertumbuhan dan potensi output itu," kata Bipan Rai, direktur strategi valuta asing di CIBC Capital Markets di Toronto.

Poloz mengatakan bahwa perluasan angkatan kerja Kanada dapat meningkatkan potensi produksi negara tersebut sebanyak 1,5 persen.

Rai menambahkan bahwa reaksi pasar terhadap CAD berlebihan dan menurutnya sebagian besar bisa didorong oleh positioning para investor dan juga fakta bahwa pasar sensitif terhadap satu sisi bias BoC.

Pidato Poloz tersebut disampaikan setelah bank sentral Kanada menahan tingkat suku bunga tetap stabil minggu lalu seperti yang diharapkan pasar, sementara pidato dari Deputi Gubernur BoC Tim Lane pada hari Kamis membawa pesan dovish tersebut bahwa bank tersebut akan berhati-hati dalam mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Pada akhir sesi Selasa pasangan mata uang USD/CAD ditutup naik 0,97% di $1,2963 setelah sempat menanjak ke $1,2981. Pada Rabu pagi ini USD/CAD terlihat bergerak sideways di 1.2938.

Sebelumnya dolar AS sempat melemah terhadap loonie setelah data menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen (CPI) AS berkurang pada bulan Februari dan setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia menggantikan Sekretaris Negara AS Rex Tillerson dengan Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Mike Pompeo.

Pemecatan Tillerson dan penunjukan Pompeo sebagai penggantinya, terjadi seminggu setelah pengunduran diri kepala penasihat ekonomi AS Gary Cohn, juga membebani dolar AS.

Sumber berita: ForexSignal88, The Globe and Mail, Reuters

Sumber gambar: Pinterest

Share This

Berita Forex Lainnya

September 25, 2018

Dolar AS Masih Menekan Jelang Rilis Notulen BoJ

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan akan rilisnya notulen rapat…
September 24, 2018

Dolar AS Masih Menekan Disaat Perundingan AS-China Batal Dilakukan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan batalnya pertemuan AS dengan…
September 21, 2018

Dolar AS Masih Tertekan Akan Proyeksi Turunnya Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan proyeksi turunhya kinerja…
September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…