ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Pada perdagangan hari ini sepertinya dolar AS atau greenback kemungkinan besar ingin meraih kembali sisi penguatannya dengan berharap bahwa data-data ekonomi AS seperti inflasi dan penjualan ecerannya bisa membaik dan Trump tidak jadi memberi sanksi lagi ke Iran.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanan dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup menguat di level 1,2031, GBP/USD ditutup menguat di level 1,3534, AUD/USD ditutup menguat di level 0,7890 dan USD/JPY ditutup melemah di level 111,25. Sekaligus membuat harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $3,70 atau 0,28% di level $1323,00 per troy ounce.

Faktor pengurangan pembelian kembali aset-aset jangka panjang oleh Bank of Japan dan segera berakhirnya paket stimulus ECB serta memburuknya beberapa data ekonomi AS, membuat dolar AS terpuruk seakan tiada hentinya kembali sejak awal tahun ini. Emas sendiri sejak awal Desember lalu sudah mengalami kenaikan sekitar 13% dengan dorongan kala itu mengenai reformasi pajak AS yang bisa membawa kinerja ekonomi AS ke arah yang kurang positif.

Faktor akan mulai dikuranginya paket-paket bantuan ekonomi seperti yang dilakukan bank-bank sentral dari Jepang, Uni Eropa dan Inggris, tentu memberi kesan ke investor bahwa kondisi ekonomi negara-negara tersebut di atas juga sudah mulai menunjukkan kebangkitannya sehingga banyak investor berpikir untuk mulai menyebar investasinya sebagai perwujudan dari pepatah yang bijak yaitu “janganlah meletakkan roti di keranjang yang sama”.

Percepatan kinerja ekonomi di luar AS memang cukup mengejutkan banyak pihak dan tentu hal ini merupakan upaya pencegahan dolar AS untuk menguat lebih besar dimana pihak The Fed sendiri sepertinya masih enggan membuat keputusan darurat dan lebih senang dengan nilai dolar AS yang melemah sehingga neracanya membaik, seperti yang diungkap dini hari tadi bahwa anggaran pemerintah AS defisitnya berkurang banyak.

Sebetulnya keyakinan dolar AS masih bisa melawan atau menguat kembali datang dari sentimen positif investor melihat sisi pemotongan pajak yang baru yang bisa menaikkan inflasi AS di tahun ini dengan cepat setelah pekerja mendapatkan kenaikan upah dan tambahan bonus sebagai dampak langsung reformasi fiskal tersebut. Inflasi yang selalu dikeluhkan pejabat The Fed mungkin akan segera mendekati angka 2% sesuai targetnya, dimana akhir pekan ini akan dirilis dengan perkiraan akan membaik.

Namun sisi sepak terjang Trump harus tetap diperhatikan serius dimana hari ini diperkirakan bahwa sanksi ekonomi baru ke Iran akan jatuh dan bisa mempengaruhi hati investor. Persoalan sanksi tersebut memang akan mengubah arah dolar AS yang tidak bagus, apalagi nanti malam ada data inflasi konsumen dan penjualan eceran AS.

Inflasi konsumen sepertinya tidak bisa diharapkan terlalu besar untuk membantu dolar AS setelah semalam inflasi produsennya mengalami kondisi deflasi atau penurunan di bawah angka 0%. Harapan penguatan dolar AS ada pada data penjualan ecerannya yang sepertinya bisa mengalami penguatan di saat AS sedang dalam masa libur akhir tahun.

Analisa Teknikal Harian – 12 Januari 2018

EUR/USD

EUR/USD melanjutkan penguatannya di Jumat pagi dengan level tertinggi intraday sementara di 1.2066. Pair ini berpeluang untuk menguji zona resistance krusial jangka panjang di 1.2089/92, zona harga tertinggi sejak tiga tahun lalu.

Potensi bullish EUR/USD hari ini ditopang oleh support-support di 1.2028 dan 1.2000.

1EURUSDDaily12118

USD/JPY

USD/JPY berpeluang untuk kembali menguji level 50% Fibonacci retracement di 111.02 yang kemarin nyaris disentuh. Jika ditembus maka USD/JPY berpotensi turun ke 110.82, 110.49 dan 110.05.

Resistance-resistance intraday pada Jumat pagi terlihat di 111.36 dan 111.63.

2USDJPYDaily12118

GBP/USD

GBP/USD memiliki kans untuk naik lagi hari ini apalagi jika pada grafik 4-jam atau 1-jam terjadi penutupan yang cukup jauh di atas zona 1.3560. Target bullish selanjutnya adalah 1.3585 dan 1.3613.

Support-support 1.3530 dan 1.3495 akan menjadi penopang laju bullish GBP/USD yang terjadi sejak kemarin.

3GBPUSDDaily12118

AUD/USD

AUD/USD berpotensi besar untuk melanjutkan perjalanan ke utara setelah penutupan positif yang kuat di akhir sesi Kamis. Target bullish selanjutnya adalah 0.8906 dan 0.7932.

Support-support intraday pada pagi ini terpantau di 0.7880 dan 0.7865.

4AUDUSDDaily12118

XAU/USD

Meskipun untuk sementara waktu harga emas (XAU/USD) tetap berada di fase konsolidasi, dengan bantuan momentum pergerakan naik sejak sesi Rabu maka hari ini harga emas berpotensi naik dengan target di 1327.60/1328.70.

Namun harus tetap diperhatikan aksi harga terhadap zona resistance kuat jangka menengah tersebut, jika gagal menembusnya harga emas dapat segera berbalik turun ke support-support di 1315.90 dan 1305.70.

Sebaliknya jika terjadi penetrasi kuat terhadap zona resistance tersebut, harga emas berpeluang menanjak ke target selanjutnya di 1334.60.

5XAUUSDDaily12118

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: VentureBeat

Share This