ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Dolar Australia tidak bergerak jauh pada setelah data inflasi China dirilis. Indeks Harga Konsumen (CPI) resmi untuk bulan Desember naik sebesar 1,8% pada tahun ini, di bawah perkiraan 1,9% namun di atas kenaikan bulan November sebesar 1,7%. Harga makanan tergelincir sedikit sementara sektor selain makanan mengalami peningkatan. Indeks Harga Produsen (PPI) naik sebesar 4,9%, tepat di atas 4,8% yang diprediksi para ekonom.

Secara keseluruhan, tidak ada data perubahan yang cukup bagus yang menunjukkan China memasuki tahun baru dengan menghadapi tekanan inflasi yang jelas atau kontraksi yang mengkhawatirkan. Perekonomian China tampaknya berada pada jalur untuk mencapai target pertumbuhan resmi sebesar 6,5% atau lebih baik untuk tahun 2017. Penting untuk diingat, bahkan jika memang demikian, pertumbuhan China akan tetap berjalan pada level terendah 30 tahun terakhir.

Dolar Australia sering bereaksi terhadap data China mengingat statusnya sebagai valuta asing liquid proxy untuk ekonomi China.

Analisa Teknikal AUD/USD

AUD/USD masih di bawah tekanan hingga Rabu siang ini. Sempat rebound ke 0.7829, pair ini gagal untuk terus bergerak naik menuju zona resistance 0.7855.

Sejauh ini support kuat 0.7800 masih bertahan namun tidak menutup peluang bagi AUD/USD untuk terus bergerak turun. Apabila support itu ditembus, aksi jual lanjutan dapat terpicu dan dapat membawa pair ini ke 0.7765.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MT4

Share This

Artikel Terkait Lainnya